Insiden Pengusiran Sandiaga, Kubu Jokowi: Terlalu Kentara Sandiwara

325

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai Sandiaga Unokebanyakan melakukan sandiwara saat melakukan blusukan ke daerah.

Hal itu disampaikan Ace menyusul adanya insiden pengusiran cawapres nomor urut 02 itu saat berkunjung ke Pasar Tanah Labuan Batu, Sumatera Utara pada Selasa (11/12/2018) kemarin.

“Soal kejadian di Pasar Kota Pinang Labuan Batu Medan, kami tegaskan bahwa terlalu kentara bahwa itu sandiwara,” ujar Ace di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ace pun meminta semua pihak untuk melihat dengan seksama di dalam video tersebut bahwa ada yang mengaku disuruh untuk memasang tulisan di sebuah kertas karton bertuliskan “Pak Sandiaga Uno Sejak Kecil Kami Sudah Bersahabat Jangan Pisahkan Kami Gara – Gara Pilpres, Pulanglah!!!”

Dari video tersebut, tampak seorang pria berkemeja hitam dan bertopi hitam diduga Koordinator Media Tim Sandiaga, melarang anggota timses Sandiaga ketika ingin mencopot poster penolakan. Poster yang sempat tercopot akhirnya ditempelkan lagi. Lalu Sandiaga mendatangi poster.

Terkait hal tersebut, Ace menyebut insiden pengusiran Sandiaga itu sudah direncanakan secara rapih.

“Coba diliat secara seksama, video bahwa ada orang yang disuruh orang yang mengaku disuruh untuk memasang tulisan itu, itu kan jelas sekali dari playing victim, by design,” kata dia.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan sah-sah saja jika kubu Sandiaga ini membuat rekayasa. Namun Ace menyarankan skenario atau rekayasa yang dibuat harus lebih canggih dan rapih.

“Jadi menurut saya lebih kreatif lah kalau kampanye jadi enggak keliatan mencari simpati dengan cara itu. Mencari simpati lebih tepat didapat melalui penyelesaian masalah, bukan menimbulkan masalah. Pasar jadi komoditas politik semata,” tandasnya. suara

Comments

comments

Loading...