Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un KH Salahuddin Wahid Wafat

528

Jakarta – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duka datang dari keluarga Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Pengasuh ponpes itu, KH Salahuddin Wahid, telah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. “Gus Solah baru saja wafat, pada pukul 20.55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu,” kata Irfan Wahid atau Ipang, putra almarhum.

Almarhum meninggalkan istri dan tiga orang putra-putri. Sejak 2006 lalu, Gus Solah (panggilan akrabnya) memegang kendali Ponpes Tebuireng. Ia menggantikan KH Yusuf Hasyim yang merupakan pamannya.

Gus Solah wafat dalam usia 77 tahun (lahir 11 September 1942 di Jakarta). Gus Solah merupakan putra dari menteri agama almarhum KH Wahid Hasyim. Gus Solah yang juga adik kandung presiden KH Abdurrahman Wahid itu lulus dari Teknik Arsitektur ITB.

Mantan cawapres yang berpasangan dengan Wiranto itu pernah menjalani operasi ablasi tanggal 14 Januari 2020 pada selaput jantungnya di rumah sakit yang sama. Kondisinya sempat membaik namun beberapa hari lalu kembali menurun.

Gus Solah merasa lemas dan sesak napas beberapa hari lalu. Kondisi itu membuat Gus Solah kembali menjalani opname.

“Sempat disedot cairan dan darah di tempat bekas operasi. Dua hari lalu sekitar pukul 23.00 diputuskan untuk membuka bekas operasinya. Lalu pukul 09.00 kemarin dilakukan pembukaan operasi tersebut,” ujar Arina Hidayati (Rina) yang merupakan istri dari saudara sepupu Gus Solah (almarhum KH Cecep Karim Hasyim) pada Indonesiainside.id.

Kemarin pagi Gus Solah sempat sadar. Namun tadi justru kondisi Gus Solah dikabarkan menurun lalu kritis dan tutup usia malam ini. Jenazah akan dimakamkan di Ponpes Tebuireng, Jombang(AS)Indonesiainside.id,

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...