Inikah Menteri Kerja tapi Seperti Cuti yang Disindir Jokowi?

378
Pengamat politik sekaligus pendiri lembaga survei Kedai Kopi Hendri Satrio

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melontarkan kemarahan dan kekecewaannya.

Hal itu tidak lain terkait kinerja para menteri yang dinilainya masih belum mencapai titik yang diharapkan.

Bahkan, orang nomor satu di Indonesia ini menyindir keras ada menteri bekerja yang seperti cuti.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengaku tak memiliki gambaran jelas siapa saj menteri yang kemungkinan dimaksud Jokowi itu.

Akan tetapi, pria yang akrab disapa Hensat ini memiliki sejumlah tebakan nama.

“Mungkin Mendikbud, Mendag, Menpar, Menko PMK, Menkop UKM,” tutur Hendri kepada Rakyat Merdeka, Kamis (9/7) malam.

Hensat menjelaskan, tebakannya itu didasarkan pada sejumlah sektor yang selama ini tengah disorot Jokowi.

“Karena itu sektor yang disorot Jokowi,” terangnya.

Kendati demikian, Hensat menyarankan agar Jokowi tak sembarangan marah-marah dalam rapat.

Hal itu agar mengesankan bahwa kemarahan itu tidak ditujukan kepada semua menteri atau kepala lembaga.

“Marahnya jangan sama semuanya, kan kasian menteri-menteri yang sudah kerja keras,” saran dia.

Sebaliknya, Hensat menyarankan agar marah-marah Jokowi itu dilakukan seperti punishment and reward.

“Kalau mau marah sama yang memble, panggil aja yang memble, marahin deh,” tuturnya.

“Buat yang kinerjanya bagus, puji-puji di depan rakyat,” tandas pendiri lembaga survei Kedai Kopi ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali melontarkan kemarahan dan kekecewaannya terhadap kinerja para anak buahnya.

Ia bahkan menyebut ada menteri yang bekerja tapi terihat seperti cuti lantaran bekerja dari rumah (work from home) selama pandemi Covid-19.

Momen itu terjadi dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga pada Selasa (7/7) lalu.

Video tersebut lantas diunggah melalui channel Youtube Sekretariat Kabinet sehari setelahnya.

Secara khusus, rapat tersebut untuk membahas percepatan penyerapan anggaran.

Jokowi menekankan, dunia saat ini tengah mengalami krisis, baik kesehatan maupun ekonomi.

Begitu juga dengan 215 negara lain di Indonesia, termasuk Indonesia.

Karena itu, Jokowi kembali mengulang ucapannya yang pernah terlontar agar para menteri memiliki sense of crisis.

“Jangan sampai 3 bulan yang lalu kita menyampaikan bekerja dari rumah, work from home, yang saya lihat ini kayak cuti malahan,” sindirnya.

Sayangnya, orang nomor satu di Indonesia itu tak menyebut siapa menteri dimaksud.

“Padahal, pada kondisi krisis kita harusnya kerja lebih keras lagi,” sambung Presiden.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...