Ini Opsi KPU Tindak Lanjuti Putusan DKPP Soal Pencopotan Komisioner

189
Ilham Saputra

Jakarta – KPU akan melakukan rapat pleno membahas tindak lanjut putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas sanksi pencopotan jabatan divisi terhadap dua komisioner KPU. KPU menyebut terdapat beberapa alternatif yang akan dibahas dalam rapat pleno.

Komisioner yang dicopot dari ketua divisi adalah Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik. Ilham mengatakan terdapat beberapa opsi yang dapat dilakukan oleh KPU. Salah satunya adalah ditukarnya posisi divisi antara Ilham dan Evi.

“Jadi tinggal bagaimana nanti, maka kemudian kami pleno apakah saya tukar dengan Bu Evi saja atau bagaimana kita ubah sistem divisi tadi. Jadi sedang kita plenokan,” ujar komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Namun Ilham mengatakan tidak gampang melakukan pertukaran posisi. Hal ini dikarenakan perlu diperhatikan kemampuan masing-masing komisioner.

“Kan tidak serta-merta dengan gampang melakukan change saya sama Bu Evi, kan nggak gitu. Ya tentu saja harus melihat kemampuan kami, kemudian apa sih yang kita bangun selama ini,” sambungnya.

Ilham juga menyebut terdapat opsi lain untuk menjalankan putusan, yaitu perubahan sistem dalam divisi.

“Atau gimana kita ubah semua sistem, terkait dengan divisi tadi. Itu yang akan diplenokan,” kaya Ilham.

Menurutnya, penempatan komisioner dalam divisi ditentukan dalam rapat pleno internal. Terkait pergantian divisi, Ilham menyebut hal tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan.

“Karena untuk kemudian yang bisa memastikan di divisi itu siapa saja orangnya, siapa orang-orangnya, itu adalah kewenangan pleno internal kami sebetulnya. Sekali lagi bahwa kemudian pembagian divisi ini suatu hal yang biasa,” tuturnya.

Sebelumnya, DKPP mencopot dua komisioner dari ketua divisi karena diputus melakukan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu. Ilham dicopot dari Ketua Divisi Teknis, sedangkan Evi dari jabatan Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat, dan Litbang.
(dwia/idn) detik

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here