Ingin Diberi Sepeda oleh Jokowi, Petani Ini Malah Curhat Masalah Irigasi

203
Presiden Joko Widodo bersama Jaelani (70), saat penyerahan serifikat di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (4/10/2017).(KOMPAS.com/IHSANUDDIN)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali memberikan kuis berhadiah sepeda saat penyerahan serifikat di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (4/10/2017). Saat hendak diberi kuis, seorang petani justru curhat mengenai masalah irigasi kepada Kepala Negara.

Petani itu yakni Jaelani (70) asal serang. Semula, Jokowi bertanya kepada Jaelani mengenai sertifikat yang didapatnya. Jaelani mendapat sertifikat untuk sebidang luas tanah seluas 1.595 meter persegi.

“Mau dipakai apa sertifikatnya?” tanya Jokowi.

“Untuk hak milik aja pak. Kalau kita mau nanam padi kan bisa minjam di BRI,” kata dia.

“Oh ini pak Jaelani ini benar. Kalau udah pegang ini enak. Jangan pinjam ke rentenir,” puji Jokowi.

Setelah bertanya seputar sertifikat, Jokowi kemudian mengajukan kuis berhadiah sepeda kepada Jaelani.

“Mau diberi pertanyaan yang gampang atau yang sulit?” tanya Jokowi.

Secara mengejutkan, Jaelani justru meminta diberikan pertanyaan yang sulit. Jawaban tersebut membuat Jokowi dan para hadirin terkejut.

“Hah, yang sulit?” kata Jokowi terkejut disambut tawa para hadirin.

“Yang sulit itu pak air irigasinya belum memadai itu. Saluran irigasinya,” kata Jaelani kembali disambut tawa sekitar 5000 warga yang hadir.

Rupanya, Jaelani salah menangkap pertanyaan Jokowi. Jokowi pun hanya menanggapi singkat curhatan Jaelani itu. Ia meminta Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimulyono untuk segera menindaklanjutinya.

“Ini pak menteri PU ada, nanti desanya dimana lapor ke pak menteri PU biar dikerjakan,” kata dia.

Namun, Jokowi tak bertanya lebih detil soal kesulitan yang dialami Jaelani dalam bertani. Jokowi melanjutkan kembali kuisnya.

“Maksudnya bukan tanya itu saya tadi, seperti ibu tadi kan saya suruh lafalkan Pancasila. Nah, sama Bapak juga mau saya kasih pertanyaan, mau yang gampang atau sulit?” katanya.

“Yang gampang aja pak namanya petani,” kata Jaelani.

Akhirnya, Jokowi mengajukan pertanyaan yang berbeda dari biasanya. Ia tidak meminta Jaelani melafalkan Pancasila atau pun menyebutkan nama-nama suku. Jokowi justru bertanya namanya ke Jaelani.

“Siapa nama saya? Jangan pendek loh ya. Nama lengkap saya,” kata dia.

Jaelani pun berhasil menjawab lengkap dengan gelar yang dimiliki Jokowi.

“Bapak Insiyur Haji Joko Widodo,” kata Jaelani.

“Yasudah terimakasih, sepedanya diambil,” kata Jokowi. , KOMPAS.com


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here