Imbauan Jokowi Pilpres Jangan Marah-Marah Menampar Muka Sendiri

171

Jakarta – Presiden petahana Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan selama masa kampanye Pemilihan Presiden 2019. Menurutnya kerukunan adalah bentuk dari keindahan yang dimiliki negara Indonesia.

Jokowi juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan sampai hanya gara-gara Pilpres malah menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

“Pilpres harus rukun, jangan marah-marah. Siapa yang setuju? Kita jaga kerukunan dan persatuan, jangan sampai kita jadi enggak rukun. Kita harus jaga persaudaraan,” ujarnya dalam Festival Karnaval Budaya di Kota Tangerang, Minggu (7/4) kemarin.

Uniknya pernyataan Jokowi mendapatkan respon menarik. Salah satunya dari mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara ((BUMN), Said Didu. Dalam akun sosial media miliknya dia menyindir Jokowi yang mengimbau warga untuk menjaga kerukunan dan Pilpres berjalan tanpa marah-marah.

Menurut Said Didu, pernyataan Jokowi dalam Festival Karnaval kemarin kontradiktif dengan apa yang pernah diutarakan Capres nomor urut 01 itu di hadapan para pendukungnya di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

“Yang marah-marah di Yogya adalah presiden, yang melarang marah-marah capres 01,” cuit Said Didu melalui akun twitternya @saididu, Senin (8/4).

Jokowi sebelumnya memang pernah mencurahkan isi hatinya perihal dirinya yang kerap menjadi sasaran fitnah. Tuduhan-tuduhan yang ditujukan kepadanya muncul sejak dirinya mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2014 yang lalu.

Di hadapan pendukungnya, Jokowi mengatakan dirinya memilih diam dan tidak menanggapi semua fitnah selama 4,5 tahun itu. Dia pun tidak pernah membalas semua tuduhan tersebut, mulai dari anak PKI, anti Islam dan sebagainya.

“Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun. Difitnah-fitnah, saya diam. Dihujat, saya diam. Tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan, saya akan lawan! Ingat sekali lagi, akan saya lawan! Bukan untuk diri saya, tapi ini untuk negara,” kata Jokowi dalam acara deklarasi “Alumni Jogja Satukan Indonesia” di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3) yang lalu. (EPJ) indonesiainside

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here