Imam Masjid Christchurch: Kematian Korban Eratkan Persatuan

154
Memimpin salat Jumat, imam Masjid Al Noor, mengutarakan rasa harunya melihat persatuan Selandia Baru bagi umat Muslim setelah teror di Christchurch pekan lalu. (Reuters/Edgar Su)

Jakarta– Pekan lalu, Gamal Fouda melihat darah berceceran di lantai Masjid Al Noor, Christchurch, akibat teror penembakan. Hari ini, imam masjid itu kembali berdiri di mimbar di depan masjidnya dan terharu melihat persatuan rakyat Selandia Baru setelah tragedi tersebut.

Dalam khotbah salat Jumat hari ini, Fouda pun mengatakan bahwa 50 korban tewas dalam penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood adalah martir yang mempersatukan negaranya.

“Mereka bukan hanya martir bagi Islam, tapi juga martir untuk bangsa ini. Kehilangan kami atas kalian adalah pertumbuhan bagi kekuatan dan kesatuan Selandia Baru,” ujar Fouda di hadapan ribuan orang yang hadir dalam salat Jumat itu.

Fouda mengakui teror tersebut memang sangat menyakitkan. Jumlah korban yang berjatuhan juga “luar biasa besar.” Namun, katanya, solidaritas Selandia Baru juga luar biasa.

“Jumat lalu, saya berdiri di masjid ini dan melihat kebencian di mata teroris yang membunuh 50 orang tak bersalah, melukai 42 orang, dan melukai hati jutaan orang di dunia,” katanya.

Melanjutkan khotbahnya, Fouda berkata, “Hari ini, di tempat yang sama, saya melihat cinta di mata ribuan warga Selandia Baru dan manusia di seluruh dunia, yang mengisi hati jutaan orang yang tidak bersama kita di sini secara fisik, tapi jiwa.”

Sejak teror mendera pada pekan lalu, warga Selandia Baru memang terus menunjukkan dukungannya bagi Muslim di negara itu.

Perdana Menteri Jacinda Ardern, misalnya, langsung mengunjungi komunitas Muslim dan keluarga korban sambil mengenakan kerudung, sehari setelah teror pada akhir pekan lalu.

Setelah itu, warga Selandia Baru seakan mengikuti jejak pemimpinnya, menunjukkan solidaritas dengan berbagai cara, mulai dari melakukan tari haka massal hingga mengawal umat Muslim yang salat di depan Masjid Al Noor.

“Untuk rakyat Selandia Baru, terima kasih. Terima kasih atas air mata kalian. Terima kasih atas haka kalian. Terima kasih untuk bunga kalian. Terima kasih untuk cinta dan kasih sayang kalian,” kata Fouda. (has), CNN Indonesia 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here