Ibu Marah Sandiwara Uno, Gerindra: Ibu Jokowi Juga Marah Anaknya Disebut PKI

977

JAKARTA – Berbagai aksi Sandiaga Uno yang diyakini publik merupakan sandiwara, memuculkan istilah baru Sandiwara Uno.

Hal itu lantas memicu kemarahan ibunya, Mien Uno yang bahkan menuntut pihak-pihak yang menuduh anaknya bersandiwara untuk meminta maaf.

Terkait hal tersebut, Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade angkat bicara.

Ia meminta Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin tak melibatkan orangtua dalam urusan politik.

Menurut Wakil Sekjen Partai Gerindra tersebut, Sandiaga Uno memiliki pendukung sendiri. Sama seperti halnya Prabowo dan Joko Widodo.

Dengan karir politiknya saat ini, maka tidak heran jika keluarga memberikan dukungan penuh kepada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

“Saya rasa hal yang wajar kalau Bang Sandi didukung oleh restu orang tuanya. Orang tua mana sih yang rela anaknya dituduh main sandiwara,” katanya kepada awak media, di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ia menyatakan, bukan saja orangtua Sandi, orangtuanya sendiri pun bahkan akan membelanya jika ia diserang.

“Misalnya saya diserang orang, pasti orang tua saya maju membela saya menjelaskan itu. Itu hal yang wajar, lumrah saja,” katanya

Karena itu, wajar jika Mien Uno memberikan pembelaan kepada anaknya, Sandiaga Uno yang diserang dan dianggap selalu bersandiwara.

Ia lantas menyamakan kegeraman Mien Uno itu dengan ibunda Jokowi yang tak terima saat anaknya dituding bagian dari PKI.

“Sama dengan ibunya Pak Jokowi. Kan juga maju ke depan menjelaskan bahwa anaknya bukanlah keturunan PKI,” jelas dia.

Sebelumnya, Mien Uno memberikan pembelaan kepada anaknya, Sandiaga Uno yang kerap disebut membuat Sandiwara sampai muncul istilah ‘Sandiwara Uno’.

“Kalau ada yang mengatakan ‘Sandiwara Uno’ itu adalah sesuatu yang mungkin dia (Sandi) tidak apa-apa, tapi yang sakit hati itu ibunya,” ujar Mien Uno di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga, Senin (11/2/2019).

Bahkan, Mien Uno menyatakan ingin sekali berhadapan dengan pihak-pihak yang menyebut Sandiwara Uno untuk menyampaikan langsung bahwa yang dilakukan anaknya adalah benar.

“Kalau ada orang yang mengatakan Sandiwara Uno, dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Mas Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik,”

“Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?” tantangnya.

Ia mengaku sangat sedih tiap kali anaknya itu dicemooh.

“Saya sedih banget, sebagai orang tua melihat keadaan yang terus-menerus dipertentangkan yang sebetulnya itu adalah hal yang tidak benar,” tutur Mien.

Sebaliknya, ia menegaskan selama ini selalu mendidik Sandi sesuai dengan agama dan kearifan yang berlaku di Indonesia.

Malah, ia memuji sikap Sandiaga yang tak pernah marah meski kerap dituding bersandiwara.

“Banyak yang mengatakan Mas Sandi itu kok sabar amat, ya? Dikata-katain sama orang dia cuma senyum,”

“Itu ada aturannya sebetulnya, yaitu landasannya adalah etika. Etika adalah aturan emas. Landasannya adalah moral,” jelasnya.

(ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here