Humas Polri Unggah Video Brimob Bertugas di Hutan, Telepon Istri Baru Melahirkan, Netizen: Untung Musuh Gaptek

198
Divisi Humas Polri mengunggah video yang menceritakan kisah seorang anggotanya.
Dalam unggahan di akunnya @DivHumas_Polri pada 26 Oktober 2021, diceritakan seorang anggota Brimob Polda Lampung, Ipda Rano, yang sedang bertugas di tengah hutan Parigi Poso, Sulteng.
Ipda Rano tergabung dalam satuan tugas Madago Raya yang sedang memburu anggota MIT (Mujahidin Indonesia Timur).”Personel Sat Brimob Polda Lampung Ipda Rano yg bergabung dlm Satgas Madago Raya yg tengah memburu anggota MIT di hutan parigi Poso,Sulteng. Saat itu dia mendpt kabar istrinya baru saja melahirkan,” unggah @DivHumas_Polri.

Saat mendapat kabar tersebut, meski di tengah hutan Ipda Rano langsung menghubungi istrinya dan mengumandangkan adzan untuk kelahiran anaknya.
Melihat video tersebut, netizen mengucapkan selamat berbahagia kepada Ipda Rano.
Akan tetapi banyak juga yang berpesan agar tak menggunakan telepon saat bertugas apalagi dalam misi perburuan.
Hal ini akan membahayakan diri dan keluarganya. Apalagi diunggah jelas oleh Divisi Humas Polri.
Beberapa netizen mengingatkan keamanan bagi anggota Brimob dan keluarganya, untung musuhnya MIT yang gaptek.
“Maksud dari @DivHumas_Polri sebenernya baik tapi tdk pas…apakah SOP dlm setiap penugasan, apalagi memburu teroris dibolehkan berhubungan dng jaringan seluler, sangat riskan, untung terorisnya cuman coba kalau ISIS udah hancur ketahuan posisinya…,” komentar @joe_sipzIT.”Biasanya pasukan yg sedang memburu kelompok tertentu itu disembunyikan identitasnya, apalagi keluarga. Jangan sampai musuh mengetahui lalu menjadikan sasaran balik. Ini dipublish jelas. Semoga semua tetap sehat…,” @sangaluonline.

“Untung aja bukan perang lawan Amerika. Dah di bom duluan itu kalau ada telfon masuk,” @AaadcGelem.

“Tenang guys, lawannya MIT yang gagap teknologi. Coba kalo ISIS, udah abis tuh kena tracking,” komentar @ihateyou_realy.

“Apakah tidak berbahaya menggunakan hp dlm bertugas memburu teroris?,keselamatan prajurit dipertaruhkan dn apalagi keselamatan keluwarganya sampe di publis sperti ini akan beresiko tinggi. Kasian kluwarganya,” tambah @narto30108narto

“Matikan akses komunikasi kl sedang bertugas, Bs gunakan kl sedang di safe camp. Sekedar saran, utk kebaikan semua,” pesan  @LembahTidar. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here