Hotman Paris Bela Hakim PN Jakpus Salam 2 Jari: KY Jangan Terlalu Sensi Dong

819
Para hakim PN Jakpus Berpose 2 jari.

Para hakim yang berpakaian lengkap sebagai seorang hakim (pakai toga) menunjukkan jari tangan mereka seperti membuat salam 2 jari.

Salam 2 jari pada saat musim kampanye seperti sekarang ini sering diartikan sebagai bentuk dukungan terhadap Calon Presiden atau Capres dan Calon Wakil Presiden atau Cawapres nomor urut 02.

Capres dan Cawapres nomor urut 02 adalah pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno atau Prabowo-Sandi.

Foto-foto sejumlah hakim PN Jakarta Pusat salam 2 jari di sebuah ruangan itu menjadi viral di media sosial.

Komisioner Komisi Yudisial (KY) pun langsung memberi tanggapan dan menyayangkan sikap para hakim itu yang dianggap tidak netral pada Pilpres 2019.

Komisioner KY Sukma Violetta menduga ada pelanggara kode etik dan KY tidak perlu menunggu masyarakat melapor.

Langkah KY terhadap hakim salam 2 jari dalam waktu dekat ini akan segera dilakukan.

Komentar Hotman hakim salam 2 jari pun beredar di media sosial.

Hotman tidak menyalahkan para hakim PN Jakarta Pusat salam 2 Jari karena dianggap hal itu sebagai sesuatu yang lumrah atau biasa saja dan tidak bisa dikait-kaitkan dengan Pilpres 2019.

“Halo Komisi Yudisial, jangan terlalu sensitif begitu dong. Posisi para hakim Jakpus yang berfoto itu tidak bisa langsung dikatakan salam 2 jari terkait dengan Pilpres,” ujar Hotman Paris Hutapea melalui video di akun instagramnya.

Menurut Hotman Paris, foto para hakim PN Jakpus itu bisa ditafsirkan macam-macam.

Hotman Paris menambahkan, “Jadi tidak bisa KY langsung membuat press realese atau ngomong ke media akan segera menindaklanjuti dan itu terkait dengan pilpres. Lihat dulu posisi tangan hakim. Pose begini kan bisa dikaitkan dengan pistol.”

“Jadi Komisi Yudisial jangan langsung menuduh begitu dong, jangan sensitif gitu lah,” tambah Hotman Paris Hutapea.

Simak video Hotman Paris Hutapea terkait hakim Jakpus salam 2 jari berikut ini.

View this post on Instagram

Jangan sensi

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

Bahkan komentar komisioner Komisi Yudisial dianggap Hotman Paris membuat berisik suasana.

“Hotman tidak sependapat dengan protes dari oknum Komisi Yudisial yang berkoar ke media dan berisik seolah mau perilksa karena seolah gaya jari para hakim di photo ini adalah terkait salam 2 jari Pilpres,” ujar Hotman.

Gaya jari para hakim PN Jakpus itu merupakan hal biasa dan orang sudah ratusan tahun melakukan tindakan atau gaya tersebut.

Apalagi, kata Hotman Paris, foto para hakim itu adalah foto tiga bulan lalu. (*) gelora

View this post on Instagram

Hotman tdk sependapat dgn protes dari oknum Komisi Yudisial yg berkoar ke media dan berisik seolah mau perilksa krn seolah gaya jari para hakim di photo ini adalah terkait salam 2 jari Pilpres. Coba lihat gaya jari para hakim itu cuma gaya foto biasa spt gaya pistol atau gaya jari biasa yg udah ratusan tahun orang berphoto gaya spt itu! Jadi bukan dalam rangka dukung capres! lagi pula ini photo 3 bulan lalu. Kenapa oknum KY buru-buru berisik ke media. Kan masih banyak hal “penting” yang harusnya diurusin KY. (Lihat foto orang nomor 3 dari kiri hanya pasang 1 jari, sedangkan orang nomor 3 dari kanan sama sekali tidak kasih jari tapi gempalan tangan. Jelas terlihat tidak ada niat untuk mendukung Capres tertentu)

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here