HMI Disebut Akan Gelar Aksi Gagalkan Jokowi Jelang 17 Agustus, Ade Armando: Kok Jadi Dagelan?

197

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dikabarkan akan menggelar aksi gagalkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) jelang peringatan hari kemerdekaan.

Kabar tersebut dibagikan oleh akun yang bernama Civil Society Watch (CSW) melalui akun Instagramnya.

Pada unggahan tersebut, CSW menampilkan sebuah surat edaran yang menyebutkan akan dilaksanakannya aksi menuntun Presiden Jokowi.

Dalam surat tersebut, Jokowi dinilai telah gagal memimpin bangsa tersebut terlebih soal penanganan virus Covid-19.

Unggahan CSW terkait seruan Aksi HMI Gagalkan Jokowi. /ist

“HMI bikin aksi, cari bohir,” tulis akun @civilsocietywatch, dikutip terkini.id pada Rabu, 4 Agustus 2021.

 

Seruan Aksi HMI Gagalkan Presiden Jokowi

CSW membagikan sebuah surat edaran yang diduga merupakan seruan aksi pihak HMI untuk gagalkan presiden Jokowi.

Dalam surat tersebut, Jokowi dinilai telah gagal dalam dua tahun kepemimpinan di periode kedua Jokowi ini.

Seruan aksi tersebut diserukan kepada seluruh anggota HMI Pusat dan juga anggota HMI Cabang.

Aksi Akan Digelar Jelang 17 Agustus

Dalam unggahan CSW tersebut, aksi penggagalan Presiden Jokowi itu akan dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus dan 13 Agustus mendatang.

Tak hanya, aksi tersebut juga memiliki puncak aksi yang akan diselenggarakan sehari sebelum peringatan hari kemerdekaan yakni 16 Agustus 2021.

Tanggapan Publik terhadap Surat Edaran

Dengan beredarnya surat edaran tersebut, publik memberikan beragam respons. Bahkan salah satu dosen Universitas Indonesia, Ade Armando juga turut mengomentari rencana aksi tersebut.

Melalui akun Twitter miliknya, Ade membagikan unggahan Instagram CSW itu.

“HMI kok jadi dagelan gini sih? Mau bikin aksi unjuk rasa tiga hari menjelang 17 Agustus, sebagai bentuk protes atas kegagalan Presiden Jokowi,” cuit Ade Armando pada akun Twitter miliknya.

Kabar tersebut juga dikomentari oleh warganet yang sebagian mempertanyakan maksud dari demo di tengah pandemi seperti saat ini.

“HMI itu kurang kerjaan. Apakah tidak ada pekerjaan lain yang bisa dikerjakan oleh HMI selain demo yang gak jelas?” komentar salah seorang warganet.

Sebagai informasi, surat edaran tersebut juga telah beredari di media sosial Twitter namun, hingga saat ini pihak HMI belum mengonfirmasi perihal seruan aksi yang beredar di media sosial tersebut.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here