Hinca Tegaskan Agus Hermanto ke PDIP Tanpa Restu SBY

664
Sekjen Demokrat respons pertemuan dengan PDI

Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan bahwa Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah mengutus kadernya untuk menemui pengurus inti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pernyataan ini disampaikan Hinca terkait berita yang beredar jika Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mendapatkan tugas khusus dari SBY untuk melakukan komunikasi dengan DPP PDIP.

“Ketum SBY tidak pernah memberikan instruksi dan tugas khusus kepada Bapak Agus Hermanto untuk berkomunikasi dengan DPP PDIP,” kata Hinca lewat keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Jumat (13/7).
Menurut Hinca, SBY memberi ruang kepada para kadernya untuk menjalin komunikasi dengan pihak manapun, tentunya dengan tujuan yang baik. Namun, Hinca menegaskan jika lawatan Agus tersebut bukan atas dasar restu SBY.

Sebelumnya, pertemuan Agus Hermanto dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membicarakan soal rencana pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Puan Maharani.

Agus Hermanto menjelaskan dalam pertemuannya dengan Hasto, kedua belah pihak masih membicarakan hal-hal umum terkait politik dan agenda nasional.

Pria yang juga Wakil Ketua DPR itu memberi sinyal akan ada pertemuan lanjutan yang membuka pembicaraan lebih meruncing soal kerja sama kedua partai.

“Kami tentunya yang kami bicarakan secara umum, tidak secara khusus, sehingga hal-hal yang secara khusus bisa kita bicarakan di lain waktu,” kata Agus dalam konferensi pers bersama Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

Sementara itu Hasto menyebut pertemuan ini lebih banyak membahas soal agenda nasional seperti pemilu legislatif dan pemilu presiden. Di samping itu pertemuan ini juga diakui Hasto untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara Demokrat dan PDIP.

“Kami juga membahas pertemuan Mas AHY untuk membangun silaturahmi dengan PDIP, Ibu Mega menugaskan Mbak Puan,” kata Hasto. , CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.