Heboh Ma’ruf Amin Bakal Mundur dari Wapres, Sosiolog Bandingkan dengan Joe Biden hingga Mahathir Mohamad

599
Maaruf Amin

Belakangan heboh isu Wakil Presiden (WapresMa’ruf Amin bakal mundur dari posisinya sebagai orang nomor dua di Indonesia.

Isu ihwal mundurnya Ma’ruf Amin berembus usai beberapa pengamat dan politikus menilai bahwa  Ma’ruf Amin tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Direktur Rumah Politik Indonesia atau RPI, Fernando Emas misalnya, mengatakan Ma’ruf tidak menunjukkan kesungguhannya dalam bekerja selama dua tahun menjabat sebagai wapres.

Akibatnya, Presiden Joko Widodo terkesan menjalankan roda pemerintahan seorang diri.

 

“Selama ini yang terlihat pada masyarakat Indonesia hanya Jokowi yang menjalankan pemerintah,” ujar Fernando dalam keterangannya dikutip Galamedia Kamis, 8 Juli 2021.

Kondisi Ma’ruf yang sudah sepuh disebut-sebut menjadi salah satu alasan minimnya kontribusi sebagai Wapres.

“Apakah mungkin Maruf Amin sudah sepuh, sehingga Jokowi enggan memberinya tugas?,” ungkapnya.

Dengan alasan demikian, Fernando menyarankan Ma’ruf Amin lebih baik mengundurkan diri demi kebaikan bangsa dan negara.

Menanggapi itu, sosiolog yang juga menjabat Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar ikut buka suara.

Salah satu yang menjadi kesalahan kata dia adalah Ma’ruf Amin yang hanya diberikan wewenang besar karena alasan sudah sepuh.

“Salah Wapres Ma’ruf Amin tdk diberi  wewenang dgn alasan sdh sepuh,” cuit Musni Umar melalui Twitternya dikutip Galamedia Kamis, 8 Juli 2021.

Ia membandingkan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden hingga eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang juga sudah sepuh.

Menurut dia, Ma’ruf Amin masih masih sangat mampu untuk menyelesaikan tugasnya hingga akhir apalagi sekarang ini Indonesia harus fokus dengan pandemi Covid-19.

“Umur Joe Biden (Presiden AS), Mahathir Mohamad (mantan PM Malaysia), Muhyiddin Yassin (PM Malaysia)?,”

Wapres Ma’ruf Amin sangat fit dan kuat jalankan amanah sampai 2024. Fokus lawan Covid.,” tegasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here