Hanura Tak Terima Pernyataan Jubir Jokowi

622

Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal Hanura, Bona Simanjuntak, mengatakan tersinggung dengan pernyataan jurubicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, yang menyebut kabinet Indonesia Maju sudah rampung. Pernyataan sang jubir seolah menafikan peran Hanura dalam memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Mas Fadjroel nih, juru bicara yang baru, saya pikir antara juru bicara atau jurupikir ini, karena dia mengatakan bahwa ini sudah cukup, lah presiden aja belum bilang begitu Kok. Ini kan juga lucu,” kata dia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10).

Dia lalu menyinggung komitmen Presiden Jokowi yang ingin fokus pada Sumber Daya Manusia (SDM). Dia meminta agar Jokowi terlebih dahulu membenahi SDM yang ada di Istana agar bisa menjadi contoh di tengah masyarakat.

“Nah ini otokritik, walaupun kami dari Partai Hanura tetap solid mendukung Pak Jokowi,” ujarnya. Hal serupa disampaikan Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir.

“Fadjroel Rachman dengan pongah menegasi atau menyangkal keterlibatan Partai Hanura, PKPI, dan PBB dalam pemenangan pilpres Jokowi-Ma’ruf,” kata Inas, hari ini.

Inas mengatakan, Hanura tak mengemis jabatan di kabinet Jokowi. Namun, setidaknya Hanura diajak bicara jika masih dianggap sebagai kawan seperjuangan pada Pilpres 2019 lalu.

Inas jiga tersinggung dengan pernyataan Fadjroel yang menyebut kabinet sudah bekerja baik tanpa Hanura. Seolah-olah jika Hanura masuk maka kabinet tidak berjalan baik.

Kendati mengaku kecewa, ia menyebut bukan berarti meminta jatah jabatan kepada Jokowi. “Kami sepenuhnya mendukung keputusan apapun yang diambil oleh Presiden, dan itulah totalitas Hanura,” kata dia. (PS)Indonesiainside.id,

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here