Golkar Sindir PSI: Fokus Saja pada Pemenangan Jokowi

113

Jakarta — Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Dave Fikarno Akbar meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak sembarangan mengkritik kinerja para partai politik lama yang disebutnya enggan bersikap ketika rumah ibadah ditutup secara paksa.

Dave menegaskan tidak benar bila parpol-parpol lama, termasuk Partai Golkar hanya tidur dan malas-malasan dalam melihat kondisi tersebut.

“Jangan sembarangan kritik, bila tidak paham akan situasinya. Maka, tidaklah benar bila di katakan kita hanya tidur,” kata Dave saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (14/3).

Lebih lanjut, Dave menyatakan Partai Golkar telah membela dan berpihak kepada seluruh masyarakat Indonesia tanpa memandang agama ataupun suku dan rasnya.

Ia menegaskan Golkar telah berada di garda terdepan dan bekerja sebaik mungkin untuk membela dan melindungi para kelompok minoritas yang ada di Indonesia.

“Dan selama ini Golkar sudah melakukan yang terbaik untuk itu. Setiap kasus memiliki perbedaan masing-masing. Tidak bisa du sama ratakan. Dan Golkar akan selalu berjuang untuk menegakkan keadilan bagi rakyat yang tertindas atau dipersekusi,” kata dia.

Selain itu, Dave menyarankan kepada PSI untuk menjaga kesolidan ketimbang membuat gaduh di internal koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Golkar Sindir PSI: Fokus Saja Pada Pemenangan JokowiPSI menjadi salah satu bagian dari parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

PSI merupakan satu dari sembilan parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf yang melebur dalam Koalisi Indonesia Kerja dalam Pilpres 2019. Selain PSI, parpol nonparlemen yang tergabung dalam koalisi itu di antaranya lagi adalah Perindo dan PKPI. Sementara itu parpol di dalam parlemen yang ada saat ini sebagai pendukung Jokowi-Ma’ruf adalah PDIP, NasDem, PKB, PPP, dan Hanura.

Dave lantas menyarankan agar PSI menghindari serangan terhadap parpol lain dan lebih fokus pada pemenangan Jokowi-Ma’ruf di pilpres

“Ini untuk menjaga soliditas koalisi, sebaiknya serangan terhadap sesama dihindari, dan fokus saja pada pemenangan presiden Jokowi,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Grace Natalie mengkritik partai-partai lama di parlemen yang disebutnya enggan bersikap ketika rumah ibadah ditutup secara paksa.

Grace mencontohkan kasus penyegelan tiga gereja di Jambi pada September 2018 lalu. Menurut Grace, saat itu hanya PSI yang bersuara menentang penyegelan tersebut.

“Kenapa kalian bungkam, ketika pada 27 September lalu, tiga gereja disegel di Jambi karena adanya ancaman dan desakan massa,” kata Grace dalam pidato politik berjudul Beda Kami – PSI – dengan Partai Lain, di Festival 11 di Medan, Sumatera Utara, Senin (11/3)., CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here