GNPF Ulama: Mana yang Teriak Aku Pancasila, Kenapa Bungkam Seribu Bahasa

1654
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Yusuf Martak

Jakarta – Ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak, mencari orang-orang yang selama ini lantang berteriak ‘Aku Pancasila’. Pasalnya, dia menilai keberadaan draf Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) mendegradasi nilai-nilai dan arti Pancasila.

Dia juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiator dan konseptor RUU HIP. Aparat penegak hukum juga diminta memproses secara hukum pidana pihak-pihak yang berupaya mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan Trisila dan Ekasila.

var gptAdSlots=[];window.googletag=window.googletag||{cmd:[]};googletag.cmd.push(function(){var mapMid1=googletag.sizeMapping().addSize([780,400],[[300,250],[336,280],[640,360]]).addSize([340,290],[[336,280],[300,250],[320,100]]).addSize([0,0],[[300,250],[320,100]]).build();gptAdSlots[0]=googletag.defineSlot(‘/21622890900/ID_Indonesiainside.id_res_article_mid1_300x250//336×280//640×360//320×100′,[[320,100],[300,250],[640,360],[336,280]],’div-gpt-ad-1580700151204-0’).setCollapseEmptyDiv(true).defineSizeMapping(mapMid1).addService(googletag.pubads());googletag.pubads().enableSingleRequest();googletag.enableServices();googletag.display(‘div-gpt-ad-1580700151204-0’);});

“Kalau ada yang masih ngotot golkan RUU HIP harus diusut siapa konsptornya. Kami serius dan tidak gertak sambal. Kami akan tempuh jalur hukum kalau masih nekad meneruskan,” ucap dia.

.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703{padding:0;margin:0;padding-top:1em!important;padding-bottom:1em!important;width:100%;display:block;font-weight:bold;background-color:inherit;border:0!important;border-left:4px solid inherit!important;text-decoration:none}.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703:active,.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703:hover{opacity:1;transition:opacity 250ms;webkit-transition:opacity 250ms;text-decoration:none}.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703{transition:background-color 250ms;webkit-transition:background-color 250ms;opacity:1;transition:opacity 250ms;webkit-transition:opacity 250ms}.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703 .ctaText{font-weight:bold;color:#e74c3c;text-decoration:none;font-size:16px}.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703 .postTitle{color:#141414;text-decoration:underline!important;font-size:16px}.u73b02cae374b02a334b4d979ccd94703:hover .postTitle{text-decoration:underline!important}

Baca Juga:  Dibanding Bahas RUU HIP, Lebih Baik Diimplementasi dalam Kehidupan Bernegara

 

Dia lalu mempertanyakan keberadaan orang yang selama ini selalu teriak ‘saya pancasila’. ia menyebut saat ini adalah waktu yang tepat untuk melindungi Pancasila dari upaya orang-orang yang ingin mendegradasi nilai-nilai falsafah negara itu.

“Setiap gerakan kami, kalau kami kumpul, rapat, menyampaikan aspirasi, dianggap punya rencana makar, tetapi sampai hari ini nyatanya kan kami enggak makar. Makanya selama ini yang teriak-teriak ‘aku pancasila, aku Bhineka Tunggal Ika’ kenapa sekarang bungkam seribu bahasa. Malah justru kami yang i love pancasila,” ucap dia. (Msh)

Sumber Berita / Artikel Asli : Indonesia Inside

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...