Gerindra Ungkap Rekayasa Amatiran Jatuhkan Habib Rizieq di Saudi

976
Habib Rizieq diapit istri dan anaknya di Arab Saudi

JAKARTA – Habib Rizieq Shihab (HRS) menduga pihak intelijen Indonesia menjalankan rekayasa, tujuannya supaya imam besar FPI itu ditangkap polisi Saudi sebagaimana yang terjadi insiden pada 5 November lalu tentang pemasangan bendera di rumah sewaan HRS.

“Rekayasa yang amatiran untuk menyudutkan Imam Besar HRS,” kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dalam akun twitternya @fadlizon, Minggu (11/11).

Diketahui, isu bendera di tembok belakang kediaman yang disewa Rizieq, di Mekah, adalah yang membuat Rizieq diperiksa aparat keamanan Saudi. Rizieq meminta aparat Saudi menyelidiki pemasang bendera dan pengambil foto dirinya.

Rizieq menduga ada pihak intelijen Indonesia yang melakukan aksi tersebut. Namun Juru bicara Kepala Badan Intelijen Negara, Wawan Hari Purwanto, membantah BIN terlibat dalam penangkapan imam besar FPI Rizieq Shihab di Arab Saudi. Menurut dia, penangkapan itu murni dilakukan oleh kepolisian Arab Saudi.

“Tuduhan pemasangan bendera di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke Polisi Saudi,” kata Wawan.

(jto/rmol/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here