Gempa 7,7 SR Guncang Papua Nugini, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

289
Gempa

PORT MORESBY – Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter (SR) melanda pantai timur Rabaul, Papua Nugini, Selasa (14/5/2019). Peringatan terkait kemungkinan terjadinya tsunami telah dikeluarkan otoritas terkait Amerika Serikat (AS).

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan gempa terjadi di wilayah lepas pantai 33 km timur Rabaul. Episentrum gempa berada 10 km di bawah permukaan.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Layanan Cuaca Nasional AS telah mengeluarkan peringatan kemungkinan terjadinya tsunami untuk sebagian wilayah Pasifik.

“Berdasarkan parameter gempa pendahuluan…gelombang tsunami yang berbahaya mungkin terjadi di pantai yang berjarak 1.000 km dari pusat gempa,” bunyi peringatan tersebut. Wilayah yang berpotensi dilanda gelombang tsunami adalah Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Solomon.

“Instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas wilayah pesisir yang terancam harus mengambil tindakan untuk memberi informasi dan menginstruksikan populasi pesisir yang berisiko sesuai dengan prosedur evaluasi mereka sendiri dan tingkat ancaman,” lanjut peringatan tersebut.

“Ini masif, benar-benar masif. Sangat menakutkan,” kata Megan Martin, direktur pelaksana resor Perkebunan Ropopo di Kokopo, kepada AFP. “Tampaknya tidak ada kerusakan, tapi kami sedang memeriksa.”

Episentrum dilaporkan terletak di dalam Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), area aktivitas seismik biasa.

Ini adalah gempa bumi kedua yang melanda Papua Nugini hanya dalam waktu seminggu. Pada 6 Mei, gempa 7,2 SR mengguncang wilayah itu dengan guncangan yang terasa 250 km dari pusat gempa di ibu kota Papua Nugini, Port Moresby.

Pada Februari tahun lalu, gempa berkekuatan 7,5 SR juga mengguncang negara itu dan menewaskan 150 orang. Ratusan bangunan saat itu hancur.

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here