Gelagat Aneh Pilot dan Pramugari Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh

2567
Pramugari Lion Air Revin Dyan Matra Negara

Jakarta – Top 3 news, hidup mati seseorang adalah rahasia dan kehendak Tuhan. Seperti yang terjadi pada ratusan penumpang serta awak kabin Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di Karawang, Senin, 29 Oktober lalu.

Sebelum pesawat dengan total penumpang 189 itu terbang dan akhirnya jatuh di perairan Tanjung Karawang, sejumlah gelagat aneh dirasakan para keluarga korban.

Citra Novita Anggelia Putri merupakan salah satu pramugari Lion Air yang ikut dalam penerbangan tersebut. Dara manis itu sempat menyematkan lafaz Allah dengan lambang cinta di antara foto bandara dan pesawat Lion Air.

Apakah itu pertanda bahwa dia akan pergi selama-lamanya?

Hal serupa juga dirasakan pilot Lion Air, Kapten Bhavye Suneja. Sesaat setelah lepas landas, dia meminta kepada petugas ATC Bandara Soekarno Hatta untuk kembali dan tidak melanjutkan penerbangan.

Diduga pada saat itu, pesawat tidak mencapai ketinggian maksimal untuk ukuran 13 menit penerbangan. Seharusnya, ketinggian sudah mencapai sekitar 15 ribu hingga 20 ribu kaki.

1. 4 Aktivitas Terakhir Pramugari dan Pilot Lion Air Sebelum Pesawat Jatuh

Unggahan Lafaz Allah Pramugari Lion Air
Unggahan Lafaz Allah Pramugari Lion Air (FOTO: Akun Facebook Citra Novita Anggelia Putri)

Berikut empat aktivitas terakhir yang dilakukan pilot dan pramugari Lion Air sebelum jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Unggahan terakhir Citra Novita Anggelia Putri diduga sebagai tanda perpisahannya.

Lewat akun Facebooknya, alumni Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta ini membubuhkan lafaz Allah dengan lambang cinta pada foto bandara dengan pesawat Lion Air.

2. HEADLINE: Misteri Jatuhnya Lion Air JT 610, Kenapa Pilot Ingin Kembali ke Bandara?

Banner Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh
Banner Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh (Liputan6.com/Tri Yasni)

Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten masih berselimut kabut pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Namun, kesibukan di landasan pacu bandara terus meningkat, seiring dengam makin banyaknya pesawat yang akan tinggal landas.

Setelah mendapat izin terbang dari petugas bandara, tepat pukul 06.20 WIB pesawat pertama menuju Bandara Depati Amir di Pulau Bangka itu melesat meninggalkan landasan pacu dan menanjak untuk mencapai ketinggian ideal (climbing).

Namun, pesawat tak pernah mencapai ketinggian ideal itu.

3. 4 Cerita Pilu Korban Musibah Pesawat Lion Air Jatuh

Melihat Sisa Barang Penumpang Lion Air Jatuh
Tim penyelamat mengumpulkan barang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10). Barang-barang penumpang dikumpulkan di Posko Basarnas Jakarta International Container Center II. (RESMI MALAU/AFP)

Darwin Haryanto, warga Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, Senin pagi.

Bagaikan petir di siang bolong, Liana Wati sang istri tak kuasa menahan kepedihan saat mengetahui suami tercinta menjadi korban pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu.

Menurut salah satu tetangga korban, kepergian Darwin ke Pangkalpinang untuk melhat sampel tanah yang akan dijadikan perkebunan kelapa sawit. liputan6

 

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here