Gedung DPR Terbakar, Para Wakil Rakyat Panik Berhamburan Keluar

150

Kompleks DPR/MPR, tepatnya di lantai II Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat terbakar Selasa (14/11) siang.

Kebakaran, sempat membuat panik penghuni gedung. Bahkan, para pimpinan DPR juga sempat panik dan keluar dari ruang kerjanya.

Salah satunya adalah Wakil Ketau DPR Agus Hermanto yang beranjak pergi dari ruang kerjanya untuk mengecek keadaan. Menurut dia, kebakaran terjadi di lantai II.

“Di sana itu tempat mesin AC-nya. Bukan di ruangan pimpinan. Cuma saya kan di lantai 3, pimpinan di lantai 3 turun akhirnya,” kata dia di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Ketika itu, kata dia, ada asap yang membbuat sirine berbunyi. Hal itu dilakukan agar mudah ketika evakuasi. “Kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan bisa segera lancar (menyelamatkan diri),” sambung dia.

Namun kata dia, ketika kejadian, hanya dia yang keluar dan mengecek keadaan. “Sudah pada turun semua. MPR sudah turun (pimpinan). Yang DPR saya doang, sih,” imbuhnya.

Pada saat kejadian dia sedang bekerja dan menerima tamu. “Biasa, silahturahmi dengan teman lama dari Surabaya,” tukas dia.

Setidaknya dari peristiwa kebakaran ini, ada sekitar 10 unit mobil kebakaran dikerahkan ke lokasi. Menurut Rian, proses pemadaman berlangsung cepat.

“Jadi kan sekitar jam 11.00 WIB (kebakaraannya). Sejam kemudian api sudah padam, ya sekitar pukul 12.00 WIB,” ungkapnya.

Setelah api padam, sejumlah pegawai dan staff yang bekerja di DPR sudah diperbolehkan kembali melakukan aktivitas kerja. Sebelumnya, mereka sempat dievakuasi ketika peristiwa kebakaran terjadi. “Untuk pekerja sudah bisa beraktivitas kembali,” tuturnya.

Sementara itu, meskipun api berhasil dipadamkan, dari pantauan di lokasi kejadian, bau asap masih sangat pekat. Petugas masih berjibaku melakukan sterilisasi membersihkan sisa-sisa benda yang terbakar.

Petugas juga tampak membersihkan air sisa pemadam yang masuk ke dalam ruang yang terbakar. Hingga saat ini, belum diketahui pasti berapa kerugian atas insiden kebakaran ini.

(jpg/ysp/pojoksatu)


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here