Gebuki Muhammad Kece, Jenderal Bintang Dua Mabes Polri Beberkan Fakta Irjen Napoleon, Ternyata…

484
Muhammad Kece dan Irjen Napoleon Bonaparte. Repro

JAKARTA – Irjen Pol Napoleon Bonaparte dipastikan masih berstatus anggota Polri aktif.

“Terlapor (Napoleon) masih aktif,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/9/2021).

Menurut Argo, sejauh ini proses etik terhadap terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra itu masih berjalan dan ditangani Divisi Propam Polri.

“Masih berjalan di Propam penyelidikannya. Sambil menunggu putusan hukum berkekuatan tatap alias inkracht di pengadilan,” ujarnya.

Jendral bintang dua ini menyebut, penyidik berencana menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte.

Pemeriksaan tersebut guna untuk mencari unsur pidana, apakah dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece, Napoleon layak dinaikkan menjadi tersangka.

Namun, Argo belum membeberkan kapan pemeriksaan itu digelar.

“Setelah saksi kalau nanti penyidik merasa sudah cukup. Baru nanti terlapor yang diperiksa,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian menyatakan, penyidik menjadwalkan akan memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte besok, Selasa (21/9).

“Hari Selasa tanggal 21 September dia (Napoleon) akan diperiksa,” kata Andi Rian.

Selain Napoleon, penyidik juga akan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Hanya saja, ia tak menyebut siapa saja saksi yang akan menjalani pemeriksaan bareng Napoleon.

Namun, Andi memastikan, usai pemeriksaan itu kemudian akan dilakukan gelar perkara. Jika ditemukan bukti yang cukup, maka akan ada penetapan tersangka.

 

“Masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa sebelum gelar penetapan tersangka,” terangnya.

Kemarin, penyidik dalam kasus ini juga sudah memeriksa enam saksi.

“Sudah ada enam saksi yang sudah diperiksa, termasuk korban,” ungkap Andi.

Selain Muhammad Kece, saksi lainnya berstatus warga binaan atau tahanan di Rutan Bareskrim Polri serta petugas rutan.

Hari ini, penyidik mengagendakan pemeriksana terhadap tujuh orang saksi lainnya.

“Tujuh saksi terdiri atas empat orang petugas rutan Bareskrim Polri dan tiga tahanan,” ujarnya.

 Sumber Berita / Artikel Asli : (fir/ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here