Garuda Minta Maaf Pesawatnya Mendarat Darurat Di Sri Lanka

629

Maskapai Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf terkait pendaratan darurat yang dilakukan pesawat rute Banda Aceh-Jeddah dengan nomor penerbangan GA 972 di Bandara Internasional Sri Lanka pada Selasa (2/4) pukul 09.00 waktu setempat.

Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Ikhsan Rosan menyampaikan, pendaratan darurat disebabkan awak pesawat mendeteksi adanya tekanan kabin yang melemah.

“Penerbangan GA 972 rute Aceh-Jeddah berangkat on time sesuai schedule pada pukul 20.20 local time. Dalam perjalanan, awak pesawat mendeteksi adanya tekanan kabin yang berkurang atau cabin pressure,” jelas Ikhsan melalui keterangan tertulis yang diterima, Rabu (3/4).
Partai Berkarya

Selain itu, alasan melakukan pendaratan darurat karena mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan penumpang.

“Pilot in command kemudian memutuskan untuk mengalihkan pendaratan di bandara terdekat yakni Bandara Internasional Sri Lanka pada pukul 09.00 local time,” jelas Ikhsan.

Ikhsan memastikan seluruh penumpang dalam pesawat tipe A330 tersebut dalam kondisi baik dan diinapkan di hotel terdekat dengan Bandara Sri Lanka. Penumpang pun digantikan dengan pesawat lain yang diberangkat dari Denpasar.

“Saat ini seluruh penumpang diinapkan di hotel terdekat sambil menunggu pesawat pengganti yang telah diberangkatkan dari Denpasar pada pukul 12.30 local time. Kebijakan penggantian pesawat tersebut dilakukan untuk memastikan aspek safety dan security dalam penerbangan tetap terjaga,” paparnya.

Selain itu, Garuda Indonesia bersama pihak terkait juga telah mengirimkan teknisi untuk memastikan pesawat A330 layak kembali dioperasikan.

“Pada kesempatan ini Garuda Indonesia turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh penumpang,” imbuh Ikhsan. rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...