Ferdinand Hutahaean: Tsamara Amany Levelnya Jauh di Bawah untuk Debat dengan AHY

1138

Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa kualitas Politsi PSI, Tsamara Amany jauh di bawah kualitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @TsamaraDKI yang ditulis pada Minggu (5/8/2018), mulanya Tsamara menuliskan cuitan yang  tampak meragukan kepada seseorang yang diwarisi dinasti politik bisa mengeklaim dirinya sebagai perwakilan anak muda.

“Saya tak tau bagaimana seseorang yang diwarisi sebuah dinasti politik bisa mengklaim diri sebagai perwakilan anak muda.

Mewakili anak muda bukan sekadar soal usia.

Tapi juga soal kerja keras & kompetensi.

Kita semua para politisi muda harus berupaya membuktikan itu,” tulisnya.

Menanggapi cuitan tersebut, Andi Arief mempersilakan siapapun untuk meremehkan AHY, namun ia juga ingin mengadakan debat terbuka.

“Hak siapapun untuk menganggap remeh kemampuan dan intelektualitas AHY.

Saya mengundang siapapun yang ragu itu untuk bertemu AHY dan beedebat dengan dia.

Dari yang seumuran maupun yang lebih tua, termasuk yg merasa lebih hebat silahkan datang.

Waktu kapan saja,” tulis Andi Arief.

Setelah itu, Andi Arief menantang politisi muda di Partai PSI untuk melakukan debat terbuka dengan AHY.

“Saya akan fasilitasi siapapun yang ingin mengecek kemampuan dan intelektualitas AHY dengan berdebat dengan tema apapun dengan bahasa Indonesia boleh, bahasa Inggris diperkenankan, bahasa mandarin juga ok.

Kecuali Yunarti, soalnya skripsinya plagiat,” tulisnya.

Saya juga akan fasilitasi seluruh milineal yang ada di partai @psi_id untuk bicara dan debat dengan AHY tentang kaum milinel, masa depan dunia dan masa depan Indonesia,” tulisnya.

Tak hanya Andi Arief, politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean juga menanggapi cuitan Tsamara.

Ferdinand menyebut bahwa Tsamara kualitasnya jauh di bawah AHY.

“Lu sekolah aja belum selesai udh belagu.

Anak muda yg kamu omongin itu gelarnya berderet dan diakui dunia internasional,” tulis Ferdinand.

Meski dibalas dua orang politisi Demokrat sekaligus, Tsamara pun menerima tantangan dari Andi Arief untuk melakukan debat terbuka.

“Saya siap menerima tantangan mas @AndiArief__ soal debat tentang dinasti politik & anak muda Indonesia bersama mas AHY.

Tp sebelum itu, saya mau tanya dulu sama mas Andi, apa benar saudara di bawah ini kader PD? Saya mau khusnudzon, saya gak percaya kualitas kader PD model begini,” tulisnya.

Lantas, cuitan Tsamara tersebut mendapatkan tanggapan kembali dari Ferdinand Hutahaean.

Menurut Ferdinand, kualitas Tsamara juah di bawah AHY.

“Tsamara kejauhan levelnya dibawah utk debat dgn AHY.

Ada banyak kader partai yg lbh pas utk Tsamara, tp yang pasti bukan AHY.

Ketinggian. Tsamara sih seneng, nompang tenar,” tulisnya.

https://twitter.com/LawanPoLitikJKW/status/1026387191612596224

Andi Arief bantah soal dinasti politik

Terkiat cuitan Tsamara soal dinasti politik, Andi Arief menyebut bahwa demokrasi liberal tidak mengenal otoritas yang diwariskan.

“Demokrasi liberal itu tidak mengenal dinasti.

Tidak ada otoritas yang diwariskan atau diturunkan, karena ada keterlibatan rakyat luas.

Regenerasi dikenal dlm demokrasi liberal, sumber regenerasi bisa dari mana aaja termasuk keluarga dengan syarat kapaaitas yg diterima rakyat.

Apa ukuran diterima rakyat, salah satunya adalah survey.

Kenapa rakyat menerima, bisa banyak faktor misalnya kapasitas, performance, usia, populis, tegas, dan juga tidak menutup kemungkinan rakyat yakin dg latar belakang keluarganya.

Kenedy, jr aquino jr, arroyo, megawati dan contoh lain keluarga gandhi di india dan amerika latin aoal sumber regenerasi dari keluarga menang adalah hal biasa.

Dua anak fujimori kalah, keluarga marcos kalah.

Pointnya rakyat yg menentukan. Bukan diturunkan.

Anak Raja pasti jadi raja meski belum tentu disukai rakyat, anak Presiden belum tentu bisa jadi Presiden apalagi kalau saat jasi Presiden adalah sumber masalah.

Anak Preaiden yg bisa dipilih rakyat biasanya saat orang tuanya jadi Presiden punya kenangan manis dg rakyat

Begitu Tsamara, lanjutkan perjuangan, Saya berdoa anda sukses dan partainya juga sukses.

Bangunlah imaginasi tentang masa depan agar menjadi harapan, jauhi kebencian,” tulis Andi Arief.

(TribunWow.com/Woro Seto)

tribunnews

Comments

comments

Loading...