Faisal Basri: 99% Rupiah Bakal Melemah di 2019

276
Faisal Basri

Jakarta – Nilai tukar rupiah masih akan terus melemah di 2019. Pasalnya defisit transaksi berjalan (Current Account Defisit/CAD) masih akan melebar.

Di 2018 sendiri CAD sudah melebar dan sampai September sudah bengkak hingga US$ 22 miliar.

“Fenomena jangka pendek rupiah bisa menguat. Tahun depan jangka menengah, 99% rupiah akan melemah. Kalau bicara jangka panjang, hubungan rupiah dengan CAD itu erat sekali,” kata Ekonom Senior Faisal Basri di Bidakara, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskan Faisal, pada 2017 CAD tercatat sebesar US$ 17 miliar. Di tahun ini saja sampai September 2018, CAD sudah mencapai US$ 22 miliar.

“Sepanjang CAD maka rupiah akan melemah. Tinggal persoalannya melemahnya berapa banyak. Kalau melemah hampir bisa dipastikan tahun depan,” papar Faisal.

“CAD kita Januari-September 2018 US$ 22 miliar. Jauh lebih besar dari tahun lalu yang US$ 17 miliar. Sekarang uang yang masuk hanya US$ 11 miliar. Kalau tahun lalu uang masuk US$ 21 miliar. Sekarang, ya kelepek-kelepek lah rupiah,” imbuh Faisal.

Lebih jauh Faisal mengatakan, saat ini terlihat utang pemerintah naik. Karena penarikan utangnya lebih banyak, maka ikut membantu nilai tukar rupiah.

“Jadi rupiah membaik bukan karena darah keringat kita, tapi utang. Belum lagi FDI (Foreign Direct Investment) naiknya cuma sedikit,” jelas Faisal., CNBC Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here