Fadli Zon Tanggapi Zara Zettira yang Pertanyakan Kenapa Jokowi Tunggu Prabowo untuk Umumkan Cawapres

764
Zara Zettira dan Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon membalas cuitan Politisi Demokrat, Zara Zettira yang membahas soal Prabowo Subianto.

Tanggapan itu terlihat dari kicauan akun Twitter @fadlizon  pada Sabtu (21/7/2018).

Mulanya Zara Zettira mentautkan sebuah berita tentang pernyataan pihak partai PDIP yang akan mengumumkan cawapres setelah Prabowo.

Di kicauan itu Zara mempertanyakan alasan PDIP yang menunggu Prabowo terlebih dahulu untuk mengumumkan cawapres.

“Hebat nih @prabowo ditnggu dan dipersilahkan duluan Petahana udah lebih dr cukup koalisinya dan katanya udah mantap kenapa nunggu Prabowo?,” tulis Zara Zettira.

Menanggapi kicauan Zara, Fadli Zon menyebut bahwa hal tersebut menunjukkan petahana yang  tak percaya diri dan takut kalah.

“Justru ini menunjukkan petahana yg tak percaya diri n takut kalah,” tulisnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno menilai jika Prabowo Subianto yang harus mengumumkan cawapresnya terlebih dahulu.

Menurut dia, sebagai petahana, semestinya Jokowi lah yang menunggu Prabowo mendeklarasikan cawapres lebih dulu.

“Apa enggak kebalik? Kalau dalam permainan catur, juara bertahan bisa memilih bidak putih atau bidak hitamnya. Kalau dalam pertandingan tenis internasional, atau sepakbola, juara bertahan mendapat tempat kehormatan, tidak bertanding dalam kualifikasi,” kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

“Jadi artinya mestinya challanger ini yang menentukan pasangan calonnya lebih dulu,” lanjut dia.

Ia pun mempersilakan Gerindra lebih dulu mendeklarasikan cawapres Prabowo jika memang sudah memenuhi persyaratan presidential threshold sebesar 20 persen.

Sebab, saat ini, koalisi pengusung Jokowi yang terdiri dari lima partai politik di DPR sudah memenuhi persyaratan presidential threshold.

“Silahkan itu sebabnya pidato ketum Megawati di apel siaga Solo jelas sekali. Silakan kalau ada yang deklarasikan,” ujar Hendrawan.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaedi Mahesa menyatakan ketua umumnya, Prabowo Subianto, akan mendeklarasikan cawapres setelah Presiden Joko Widodo melakukannya.

“Kan jelas dari statement Pak Prabowo bahwa Pak Prabowo akan mendeklarasikan setelah Pak Jokowi mendeklarasikan wapresnya. Kalau saya sih acuannya kata Pak Prabowo,” kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018). (TribunWow.com/Woro Seto)

tribunnews.

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here