Eks Relawan Jokowi Suruh Organisasi Mahasiswa Islam Lawan Pemerintah Cabut Mandat Presiden

1063

JAKARTA – Eks kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kader mahasiswa Islam di Indonesia melakukan perlawanan kepada pemerintah.

Alasannya, pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi saat ini banyak menangkap ulama dan tokoh Islam.

Demikian diserukan Kordinator Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) Amirullah Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/5/2019).

Menurutnya, mahasiswa saat ini tidak boleh tinggal diam. Karena itu, harus ada tindakan tegas yang dilakukan.

“Seluruh kader organisasi mahasiswa Islam di negeri ini Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK) harus melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Jokowi, atau dengan kata lain mandat Jokowi selaku Presiden harus dicabut,” serunya.

Ia berpendapat, penangkapan terhadap ulama dan tokoh Islam itu tidak bisa dibiarkan. Apalagi mereka yang ditangkap juga berasal dari empat organisasi kemahasiswaan Islam itu.

“Jadi kalau para pimpinan dan Kader HMI, IMM, KAMMI, LDK diam saja melihat ini, sama saja mereka telah mengkhianati nilai-nilai kader di organisasi masing-masing,” ujar Ketua Kornas Fokal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini.

Ia pun mencontohkan penangkapan terhadap Eggi Sudjana dan Alfian Tanjung yang merupakan kader HMI dan IMM.

“Belum lagi yang sedang dalam proses dan yang akan diproses baik di Jakarta maupun di provinsi lain seperti Sumatera Utara. Sebagian besar berasal dari alumni dan kader organasisi tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya, perlawanan itu perlu dilakukan lantaran tak hanya alasan organisasi, namun juga menjalankan amar makruf nahi mungkar.

“Apalagi kondisi kehidupan negeri ini di semua bidang menyedihkan, baik itu di sosial, ekonomi, politik. Jika dibiarkan, tidak lama lagi negeri akan hancur,” pungkas dia.

(rmol/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...