Dulu, Megawati hingga Amien Rais Kompak Desak Pam Swakarsa Bubar

258
Megawati hingga Amien Rais Kompak Desak Pam Swakarsa Bubar

Jakarta – Polri menjamin Pam Swakarsa era kini bukanlah seperti Pam Swakarsa yang dulu, meskipun namanya sama. Ngomong-ngomong soal Pam Swakarsa era 1998, kelompok pro-pemerintahan Presiden BJ Habibie itu ditolak oleh banyak tokoh politik.

Pada momen itulah nama-nama besar, seperti Megawati Soekarnoputri dan Amien Rais, kompak seia sekata. Kesepakatan mereka tertuang di Ciganjur.

Di luar kompleks parlemen, mahasiswa dan kelompok pro-demokrasi masih berdemonstrasi. Mereka mendapat perlawanan dari Pam Swakarsa, yakni kelompok sipil yang mendukung Presiden BJ Habibie serta mengamankan jalannya Sidang Istimewa MPR kala itu. Bentrokan Pam Swakarsa versus demonstran tak terhindarkan di era awal reformasi itu.

Lewat buku ‘Bersaksi di Tengah Badai’, Wiranto bercerita soal peristiwa politik kala itu. Wiranto saat itu adalah Menteri Pertahanan dan Keamanan-Panglima ABRI (Menhankam-Pangab).

Peristiwa politik itu adalah Deklarasi Ciganjur. Pada 10 November 1998, empat tokoh inti bertemu, yakni Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Amien Rais, Megawati, dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Ada pula tokoh-tokoh lain. Semuanya berkumpul di kediaman Gus Dur, di Ciganjur, Jakarta Selatan.

“Saya sangat menyadari bahwa para tokoh yang berkumpul di Ciganjur itu sudah dianggap sebagai representasi dari beberapa kelompok besar masyarakat kita, sehingga dapat dikatakan sebagai kepemimpinan de facto pada saat itu yang memiliki pengaruh kuat di komunitas pendukungnya,” kata Wiranto dalam buku itu.

Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...