Dulu Dukung Ahok, Wajar FBR Mendukung Jokowi

541
Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade

Jakarta — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempersilahkan Forum Betawi Rempug (FBR) untuk mendukung Jokowi tetapi hal itu jangan dipolitisasi. Karena pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, FBR bukan mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno tapi memilih mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, yang akhirnya kalah.

“Begini ya, kami sekali lagi mempersilahkan, monggo jika FBR mau mendukung Jokowi-Ma’ruf, tapi jangan lantas melakukan politisasi hal itu dengan mendiskreditkan Pak Anies-Sandi. Kalau mau dukung ya dukung saja,” kata Andre Rosiade juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Sabtu (9/3).

Tetapi kalau FBR menyebutkan bahwa pengalihan dukungan itu akibat kekecewaan mereka dengan Anies – Sandi itu mempolitisasi namanya. Juga tidak obyektif karena selama ini FBR mendukung Ahok -Djarot.

“Silahkan ya, jika FBR mendukung Jokowi, asalkan tidak kemudian mengkait-kaitkan itu dengan kekecewaan terhadap Anies-Sandi saat memimpin DKI Jakarta. Itu ya nggak objektif juga karena FBR adalah pendukung Ahok-Djarot,” sambungnya.

Andre juga menilai hal yang tidak etis jika FBR membanding-bandingkan kinerja Anies-Sandi dengan Jokowi, yang dianggap kurang mempedulikan masyarakat Betawi. Sebab komitmen Gubernur DKI Jakarta ke semua lapisan masyarakat sangat tinggi, termasuk juga pada masyarakat Betawi.

Bahkan, salah satu program penataan kampung di Ibukota dilakukan Sandiaga Uno saat menjabat Wakil Gubernur DKI yaitu dengan membuat wirausaha di daerah permukiman Betawi.

“Bahkan Bang Sandi kala itu membuka gerakan wirausaha harapan di kampung Betawi, Setu Babakan. Dengan komitmen beliau untuk membangun kewirausahaan untuk masyarakat Betawi gitu loh,” ungkap Andre.

Karenanya, Andre mengimbau agar FBR tidak mempolitisasi dukungannya terhadap Jokowi-Ma’ruf dengan mendiskreditkan kinerja Anies-Sandi. Dirinya berharap agar Ketua FBR bersikap lebih objektif.

Dalam penelusuran, Anies – Sandi memang memiliki program sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Betawi. Salah satunya yang digagas bersama Gerbang Betawi yang diinisiasi oleh sejumlah tokoh dan profesional Betawi.

Program kemitraan itu meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Budaya dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Produktif, dan Bidang Lingkungan Hidup.

Pada Bidang Pendidikan mencakup ide-ide beasiswa dan pelatihan SDM juga usaha mencapai satu sarjana satu rumah.

Pada Bidang Budaya dan Pariwisata dengan memaksimalkan pengelolaan sentra-sentra Betawi seperti Setu Babakan, Condet, dan Gedung Eks Kodim. Juga ikon-ikon budaya Betawi seiring dengan amanat Perda dan Pergub Pelestarian Budaya Betawi.

Sedangkan pada Bidang Ekonomi Produktif mencakup pemperdayaan ekonomi masyarakat di kantung-kantung Betawi lewat program BMT, produk-produk kuliner, batik, dan lainnya. (EPJ)Indonesiainside.id,

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here