DPR RI Kena Tembak Lagi, Sekjen PAN Langsung Angkat Suara

726
Sekjen PAN Eddy Soeparno ./Foto: Guruh

BANDUNG– Sasaran penembakan kali ini ruang kerja anggota Fraksi Partai Demokrat (PD) dan Fraksi PAN, Rabu (17/10/2018).

Ruang kerja anggota DPR RI yang ditembak tersebut berada di lantai 10, tepatnya ruangan 1008.

Jelas, penembakan di gedung DPR RI terjadi lagi.

Ruangan ini dihuni oleh Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Vivi Sumantri Jayabaya.

Sedangkan ruangan satunya yang juga jadi sasaran penembakan yakni ruang 2003. Ruangan ini dihuni oleh Anggota DPR Fraksi PAN, Totok Daryanto.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengaku, dirinya juga sudah mendapat informasi penembakan tersebut.

Akan tetapi, dirinya juga belum mendapatkan informasi jelasnya.

Demikian disampaikan Eddy Soeparno ditemui dalam rapat konsolidasi kader PAN di Gedung Herlina, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018).

“Saya masih belum tahu jelasnya. Ini sedang mnta infomrasi lengkap dari Fraksi PAN karena penembakan terjadi di salah satu ruangang anggota kita, Pak Totok Daryanto,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendesak polisi agar bertindak cepat dalam melakukan penyelidikan.

“Kami minta polisi bertindak cepat dan profesional dalam menyelidiki kasus ini,” tegasnya.

Akan tetapi, pihaknya mempertanyakan bagaimana bisa ada penembakan lagi setelah sebelumnya terjadi hal serupa.

“Kenapa sekarang ada penembakan lagi? Ini motifnya apa? Kami tunggu sekarang apa yang akan dilakukan polisi,” tuturnya.

“Ini sungguh mengkahwatirkan. Ada senpi dipergunakan menembak dengan sengaja,” lanjutnya.

Eddy mengaku enggan berspekulasi terkait penembakan tersebut apakah benar disengaja atau tidak.

“Saya tidak berani spekulasi. Ini sensifitf. Tunggu polisi yang tangani. Kami minta polisi profesional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eddy menyatakan bisa saja penembakan kali ini masih berhubungan dengan penembakan sebelumnya.

“Apakah ini bagian dari penembakan kemarin yang belum diketahui polisi atau bagaimana, ini yang harus diperjelas. Motifnya apa dan lain-lainnya,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan baru akan memastikan lebih jauh dugaan tersebut.

“Kita kira sama dengan yang kemarin tapi kita nggak tahu apa baru saja terjadi apa kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dua ruangan yang diduga jadi sasaran tembak itu ada di lantai 10 ruang 1008 dan lantai 20 ruang 2003.

Ruangan 1008 merupakan ruangan yang ditempati anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya.

Semetara ruang 2003 dihuni oleh anggota DPR F-PAN Totok Daryanto.

“Kemarin kebetulan yang punya ruangan tidak ada di ruangan. TA tadi baru hubungi kita,” kata Sufmi.

Ia menyerahkan kasus ini ke kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kita serahkan ke kepolisian untuk meneliti lebih dalam,” ucapnya.

(ruh/ps/pojokjabar)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here