Doni Monardo Pilih Tinggalkan Ajudan demi Tangani Pengungsi Halmahera

257

Saat akan meninjau pengungsi korban gempa di Halmahera Selatan, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo Melarang Aspri dan Ajudannya ikut naik helikopter.

Sesaat sebelum terbang Doni Monardo memerintahkan Sersan Feryanto ajudannya dan Koorspri Kepala BNPB Kolonel Budi Irawan agar tidak usah ikut naik heli bersamanya. Rombongan terbang dari Ternate menuju Bandara Usman Sadik Halmahera Tengah.

Semula ajudan dan koorspri memang masuk dalam daftar yang turut serta bersama dengan rombongan lainnya sebanyak 11 orang (kapasitas 11 seat).

Dalam keterangan tertulis dari BNPB, Kamis (18/7), Doni membeberkan alasan dia tak mengajak keduanya. Doni mengutamakan rombongan yang ikut bersamanya adalah personil yang langsung bisa tinggal di lokasi dan bekerja cepat mengatasi persoalan para pengungsi.

“Pelayanan publik, pelayanan kepada pengungsi dan korban gempa lebih utama dan wajib didahulukan,” ungkap mantan Danpaspampres itu.

Hari ini jadwal Doni dan rombongan padat dan ketat. Dari Ternate menuju Labuha, dengan waktu tempuh 40 menit. Kemudian menuju Lapangan Bola Saketa melalui darat, waktu tempuhnya 15 menit.

Dari Lapangan Bola Saketa hinggap lagi di Lapangan Bola Gane Luar, waktu tempuh 10 menit.

Gempa 7,2 Magnitudo mengguncang wilayah Maluku Utara dan sekitarnya pada Minggu (13/7). Sejauh ini 6 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 50.000 orang mengungsi akibat gempa ini. [kumparan]

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...