Djoko Tjandra Dapat Surat Jalan dari Jendral Polri, Ini Tanggapan Kabareskrim

187
Surat Jalan Djoko Tjandra

JAKARTA – Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait temuan adanya surat jalan yang dimiliki Djoko Tjandra.

Sigit pun sudah memerintahkan anak buah untuk melakukan pengusutan atas temuan dimaksud.

Disebutkan, surat jalan Djoko Tjandra itu diduga dileluarkan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo.

“Sudah dalami Div Propam Polri dan usut tuntas siapapun yang terlibat,” kata Listyo dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Jendral bintang tiga ini ini menyampaikan, jika dalam kasus surat jalan itu anggotanya terlibat, pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

“Kita akan bertindak tegas jika memang terbukti ada anggotanya yang bermain. Anggota yang tidak bisa mengikuti, silakan untuk mundur dari Bareskrim,” tegas Sigit.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras tindakan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri yang sudah mengeluarkan surat jalan untuk buronan kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra, sehingga buronan kelas kakap itu bebas berpergian hingga keluar negeri.

“IPW mengecam keras tindakan Bareskrim Polri yang sangat tidak promoter, yang tidak segera menangkap buronan kelas kakap Joko Chandra, yang sudah masuk ke dalam markas besarnya,” kecam Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya.

Dari data yang diperoleh IPW, kata Neta, surat jalan untuk Joko Chandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020.

Surat jalan tersebut langsung ditandatangi oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo.

“Dalam surat jalan Joko Chandra disebutkan berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020 dan kemudian menghilang lagi,” ungkap Neta.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...