Dituduh Curi Uang Teman, Santri di Pesantren Sidoarjo Tewas

378

Lima orang santri di salah satu pondok pesantren kawasan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur mengalami tindakan penganiayaan pada Minggu (10/10). Satu orang di antaranya bahkan dilaporkan tewas.

Kapolsek Tanggulangin AKP Masyur Ade mengatakan berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, kejadian ini bermula saat lima orang korban yakni FVR (15), ANM (14), KSA (15), RDK (15) dan MZA (15) dicurigai telah mencuri uang milik santri lain.

“Saksi menerangkan telah menerima laporan dari pengurus ponpes yang telah melakukan interogasi terhadap lima santri (korban) dan mereka mengaku mengambil uang milik santri lainnya untuk dipakai beli rokok dan jajan,” kata Masyur, Kamis (14/10).

Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak pengasuh pondok pun berencana memanggil orang tua kelima santri itu untuk tindakan lebih lanjut.

Nahasnya, belum sempat orang tua mereka dipanggil, belasan santri senior yang kesal dengan aksi pencurian itu pun, diduga menganiaya kelima korban, pada Senin (11/10) malam.

Kelima santri itu juga sempat dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Namun kondisi korban MZA (15) tak tertolong. Ia pun wafat. Sedangkan empat orang kobran lainnya mengalami luka-luka.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini. Ia mengaku belum bisa menjelaskan soal kronologis dan motif penganiayaan ini dengan detail.

“Saya no comment dulu,” ucap Oscar.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

 

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here