Diterjang Angin Kencang, Dua Tenda Stand Buku di Lebak Ini Rubuh Bikin Geger, Lihat Videonya

454

LEBAK- Sebanyak dua tenda ambruk pada hari pertama pelaksanaan Festival Seni Multatuli di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 15.15 WIB.

Menurut salah satu peserta, Sarifudin, ambruknya kedua tenda tersebut lantaran angin kencang sekitar 5 menit.

“Hujan lebih dulu selama 10 menit,” tambahnya.

Keduanya, katanya, berupa stand buku.

“Dari komunitas menulis dan penerbit buku-buku sosial dan budaya,” bebernya.

Jadi, katanya, hujan lebat, tenda diterbangkan angin, kemudian penjaga stand mengamankam buku-buku yang kena hujan ke tenda sebelah.

“Jadi yang dalam tenda itu korban semua. Itu tenda tempat saya nongkrong tadi, jadi langsung bantuin,” ujarnya.

Acara ini, katanya, tetap berlanjut meskipun ada 2 tenda ambruk.

“Rencananya malam ini akan diganti. Pihak terkait telah dihubungi,” tambah lelaki yang biasa disapa Unang ini.

Untuk, lanjut mahasiswa Jurusan Sejarah di Universitas Indonesia (UI) ini, sementara kedua pemakai stand dipindahkan kedua tenda yang kosong.

Pihak panitia sendiri, katanya, belum memberikan konfirmasi tentang tindak lanjut buku-buku tersebut.

“3 penjaga di stand buku dan 3 penjaga di tenda Guru Menulis semuanya basah kuyup,” katanya menambahkan.

Sebagai informasi pihak Museum Multatuli, Lebak, dan Platform Indonesiana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengelar Festival Seni Multatuli (FSM) 2018

selama empat hari di Museum Multatuli, Lebak pada 6-9 September besok.

 

 

maryam/pojoksatu)

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...