Ditanya Wartawan Mau Pulangkan Habib Rizieq, Prabowo: Saya Belum Dengar

104
Prabowo Subianto

JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi.

Pertemuan itu rencananya digelar di Kantor Kemenhan RI di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, hari ini, Selasa (12/11/2019).

Ditanya wartawan apakah pertemuan itu akan membahas pemulangan Habib Rizieq Shihab, Prabowo tak memberikan jawaban pasti.

“Mudah-mudahan (dibahas), nanti kita lihat,” kata Prabowo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan.

Pun demikian saat wartawan menanyakan apakah dirinya akan memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Nanti kita pelajari dulu ya, saya belum dengar,” singkatnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menerbitkan surat pencekalan atas nama Habib Rizieq Shihab.

Sejak menjabat, Mahfud mengaku tidak pernah menandatangani surat pencekalan Rizieq kembali ke Indonesia.

“Sampai saat ini tidak ada (menerbitkan surat pencekalan, red). Saya sudah berkantor di sini sudah tiga minggu, tidak ada,” kata Mahfud, Senin (11/11).

Sebaliknya, Mahfud balik menantang Rizieq untuk mengirimkan surat pencekalan yang diunggah di sebuah video di media sosial.

“Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim ke saya. Kok hanya di televisi, begitu,” tuturnya.

Mahfud juga ingin mengetahui apakah surat yang ditunjukkkan itu adalah surat resmi atau bukan.

“Saya ingin tahu, itu surat benar atau enggak? Apa itu surat resmi, berita koran atau apa. Kan cuma diperlihatkan di media sosial,” pungkasnya.

Sementara, Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sam Fernando menyatakan pihaknya tidak pernah menerima surat penangkalan atas nama Habib Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia.

Dia menegaskan, instansi pemerintah lain tidak pernah melayangkan surat penangkalan Rizieq, untuk kemudian disampaikan ke otoritas Arab Saudi.

“Imigrasi belum menerima surat penangkalan apa pun dari instansi mana pun yang menyatakan Habib Rizieq Shihab tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia,” kata Sam, Senin (11/11).

Menurut dia, persoalan Rizieq yang tidak bisa kembali ke Indonesia lebih baik ditanyakan kepada pihak Arab Saudi.

Sebab, kata dia, berkaca dari pengakuan Rizieq, surat pencegahan datang dari otoritas Saudi.

“Terkait surat pencegahan beliau keluar dari wilayah Saudi dari Pemerintah Saudi bisa ditanyakan kepada pihak pemerintah Saudi langsung,” tutupnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)

Comments

comments

Loading...