Ditangkap KPK di bandara, ini kasusnya Menteri Edhy Prabowo

605
Edhy Prabowo

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK pada, Rabu dinihari, 25 November 2020. Dari informasi yang dihimpun, Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno Hatta.

Dia disergap saat kembali dari kunjungannya ke Amerika Serikat. Menurut informasi yang didapat Tempo, disitat hari ini, Edhy Prabowo ditangkap karena dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Dia ditangkap sekira pukul 01.23 WIB.

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP hingga kini masih bungkam terkait kabar ditangkapnya Menteri Edhy Prabowo oleh KPK. Saat dihubungi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Agung Tri Prasetyo belum memberikan respons.

Begitu juga dengan Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar, hingga saat ini belum memberikan keterangan.

Logo KPK
Logo KPK. Foto (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

Sementara itu, Staf Khusus Edhy Prabowo, Andreau Pribadi, tidak dapat dihubungi lantaran hingga Rabu pagi, 25 November 2020, ponselnya tidak aktif.

Di satu sisi, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang dikonfirmasi soal penangkapan ini belum bisa bicara banyak. “Saya sedang di luar kota. Nanti dicek,” kata Lili.

Ekspor benur lobster

Diketahui, Majalah Tempo pernah menurunkan berita soal ekspor benur lobster pada Juli lalu. Di berita itu disebut, dalam kegiatan pembukaan ekspor benih lobster, KKP dilaporkan telah memberikan izin kepada 30 perusahaan yang terdiri atas 25 perseroan terbatas atau PT

Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: Instagram Edhy Prabowo.
Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: Instagram Edhy Prabowo.

Tiga persekutuan komanditer alias CV, dan dua perusahaan berbentuk usaha dagang atau UD. Dari penelusuran ditemukan kalau 25 perusahaan itu baru dibentuk dalam waktu dua sampai tiga bulan ke belakang berdasarkan akta.

Sumber Berita / Artikel Asli : Hops

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...