Ditagih 3.226 Unit Barang Milik Negara, Roy Suryo: Menjatuhkan Nama Baik Saya di Tahun Politik

523

 JAKARTA – Santer kabar tentang belum dikembalikannya 3.226 unit barang milik negara, membuat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo angka bicara.

Ribuan aset negara itu, disebut diterimanya saat dirinya masih menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di era Presiden SBY.

Saat dikonfirmasi, Roy membantah kabar tersebut. Dia memastikan, tidak ada lagi aset negara yang masih dibawanya.

“Padahal tidak sama sekali (aset yang dibawa),” ujar Roy kepada JawaPos.com, Rabu (5/9/2018) hari.

Roy menuding, ada pihak lain yang sengaja menggoreng isu tersebut untuk merusak citra dirinya.

Bahkan, ia menyebut kabar itu bermuatan politis dan patut diduga bertujuan untuk menjatuhkan nama baiknya, mengingat ini adalah tahun politik
.
“Saya duga dengan keras, bahwa ini adalah fitnah ‎untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik ini,” tegasnya.

‎Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan meminta Roy untuk mengembalikan aset milik negara yang masih dibawa.

Agar tidak ada lagi persoalan antara Roy Suryo dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Syarief mengaku, dirinya mendapat informasi bahwa persoalan antara Roy Suryo dengan Kemenpora soal pengembalian aset sudah selesai.

Pasalnya Roy mengaku sudah mengembalikan aset tersebut.

Namun ia tidak tahu, ada sejumlah BMN yang belum dikembalikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.

‎Diketahui, Kemenpora kembali menyurati mantan Roy Suryo terkait BMN yang belum dikembalikan.

Surat yang beredar di kalangan awak media, diketahui bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018 lalu.

Dalam surat tersebut disebutkan Roy Suryo belum mengembalikan sebanyak 3.226 unit barang. Namun tidak ada daftar rincian BMN yang belum dikembalikan.

(ce1/gwn/JPC/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...