Disengat Covid Varian Delta, China Lockdown 2,7 Juta Warganya

264
Ilustrasi Covid-19 di Wuhan, China. (Istimewa)

Disengat covid varian delta, China lockdown 2,7 juta warganya. Disengat lonjakan virus corona varian Delta, China terpaksa menerapkan lockdown di sejumlah daerah dengan total populasi sekitar 2,7 juta orang.

Otoritas kesehatan menyatakan, hal itu ditempuh guna meredam kasus Covid-19 yang melonjak akhir-akhir ini.

Terlihat, di Zhuzhou Provinsi Hunan, otoritas setempat juga mengunci wilayahnya dan melarang 1,2 populasi di daerah itu untuk keluar rumah mulai Senin 2 Agustus 2021 hingga tiga hari mendatang.

“Situasi masih suram dan rumit,” demikian pernyataan pemerintah Zhuzhou saat mengumumkan lockdown tersebut, sebagaimana dikutip AFP via CNNIndonesia, Senin 2 Agustus 2021 kemarin.

Adapun daerah dekat Zhuzhou, Zhangjiajie juga menerapkan lockdown ketat terhadap 1,5 juta warganya setelah mengalami lonjakan virus corona sejak bulan lalu.

 

Lonjakan kasus Covid-19 di China belakangan ini bermula dari klaster bandara di Nanjing. Hal itu bermula ketika sembilan petugas kebersihan di bandara itu teridentifikasi positif Covid-19.

Para petugas bandara itu disebut tertular Covid-19 setelah membersihkan pesawat yang baru tiba dari Rusia dan membawa penumpang positif virus corona.

Sejak saat itu, kasus Covid-19 terus bertambah di China. Pada akhir pekan lalu, China melaporkan lebih 70 kasus baru, sementara Senin 2 Agustus 2021, pemerintah juga mencatat 55 infeksi Covid-19.

Berdasarkan data pemerintah setempat, Covid-19 varian Delta sudah menyebar di lebih 20 kota dan belasan provinsi lain.

Lonjakan tersebut terjadi di tempat-tempat yang dikenal sebagai kawasan wisata. Pemerintah setempat juga meminta semua pihak menghentikan perjalanan ke daerah-daerah tersebut.

China sejauh ini telah melaporkan total 93.005 infeksi Covid-19 sejak awal pandemi menyebar dari Kota Wuhan. Hingga kini, China telah menyuntikkan lebih 1,6 miliar dosis vaksin Covid-19 per 30 Juli 2021.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here