Di Depan Pimpinan KPK, Jokowi: Pemberantasan Korupsi Tak Selalu Identik dengan Penangkapan Pelaku

341
Jokowi

Presiden Joko Widodo mengingatkan pemberantasan korupsi tak boleh selalu identik dengan penangkapan pelaku korupsi.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri Hari Anti-Korupsi Sedunia yang digelar di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (8/12/2021).

Menurut Jokowi, pemberantasan korupsi harus mengobati akar masalah dan pencegahan merupakan langkah yang lebih fundamental.

“Kalau korupsi bisa kita cegah, kepentingan rakyat dapat terselamatkan,” jelas Jokowi.

Dia menegaskan metode pemberantasan korupsi harus terus diperbaiki dan terus disempurnakan.

Dia mengingatkan penindakan jangan hanya menyasar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan.

Namun, dibutuhkan upaya2 yang lebih fundamental, upaya yang lebih mendasar, dan lebih komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

“Upaya penindakan sangat penitng untuk dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu, bukan hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan memberikan efek menakutkan detterence efek kepada yang berbuat,” jelas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan penindakan juga sangat penting untuk menyelamatkan uang negara dan mengembalikan kerugian negara

“Asset recovery dan peningkatan penerimaan negara bukan pajak, pnbp, juga harus diutamakan untuk penyelamatan dan pemulihan keuangan negara serta memitigasi perbuatan koruspi sejak dini,” tambah dia.

Dia juga mendorong KPK dan Kejaksaan Agung agar semaksimal mungkin menerapkan dakwaan tindak pidana pencucian uang untuk mamstikan sanksi pidana secara tegas.

“Dan terpenting untuk memulihkan kerugian keuangan negara,” pungkas dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : ERA

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here