Demokrat Bongkar Sandiwaranya, Ferdinand: Umpan Busuk Kami Dimakan

2107

Kubu Demokrat mengklaim isu ketidaksolidan partainya sengaja digulirkan ke publik. Mereka menghembuskan hal tersebut untuk memancing petahana.

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean mengatakan, kubu Jokowi-Ma’ruf telah terjebak taktik kampanye yang digulirkan partainya.

“Kami banyak melempar umpan-umpan kepada tim Jokowi-Ma’ruf dan ternyata mereka makan umpan-umpan busuk yang kami lempar. Itulah kelemahan mereka,” cetus Ferdinand di Jakarta, Minggu (9/12).

Demokrat mengklaim mempunyai banyak isu kamuflase yang sejatinya hanya untuk memancing rivalnya untuk membalas. Misalnya saja kicauan ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sosial media.

“Ketua umum kami melepas twit, itulah perang yang kami lakukan. Ada banyak kamuflase yang kami lempar ke publik, ada banyak cara ya dan ternyata mereka termakan itu,” ungkapnya.

Contoh lain, kata dia, soal adanya isu partai Demokrat tidak solid dalam mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi di pilpres 2019. Padahal menurutnya, mereka mengklaim sedari awal berkomitmen memenangkan paslon yang disingkat PADI tersebut.

“Kami kan di dalam, di kamar sendiri. Bagaimana merancang strategi untuk kami lakukan. Termasuk bagaimana mereka melihat Pak SBY tidak serius memenangkan Prabowo-Sandi,” katanya.

“Faktanya, Pak SBY terus kerja kerja meraih suara (partai), karena kalau sudah meraih suara demokrat kan tentu itu akan terkumpul dengan sendirinya membuat kemenangan Prabowo-Sandi,” pungkasnya.

(aim/JPC)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...