Dedek Prayudi Turut Tanggapi Adu Twit Dahnil Anzar dan Budiman Sudjatmiko soal Video Tepuk Pundak

1387

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi turut menanggapi adu kicau antara Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar dan Juru Bicara (Jubir) TKN Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Budiman Sudjatmiko.

Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter @Uki23, Jumat (22/2/2019).

Awalnya, Budiman Sudjatmiko melalui akun Twitter @budimandjatmiko memberikan komentarnya pada potongan video Dahnil Anzar yang tengah berdebat dengan Dedek Prayudi dalam sebuah acara televisi.

Tampak dalam video tersebut, Dahnil Anzar beberapa kali menepuk pundak Dedek Prayudi yang sedang menyampaikan gagasannya.

Menanggapi video itu, Budiman mencuitkan, bahasa tubuh yang diperlihatkan Dahnil angkuh dan tidak sopan.

Budiman lantas berpendapat bahwa apa yang dilakukan oleh Dahnil itu tidak beretika.

Bahkan Budiman menilai bahwa Dahnil itu receh.

“Bahasa tubuhmu angkuh betul! Jgn berlaku spt itu, @Dahnilanzar.

Itu gak sopan, orang sdg bicara kau ganggu dgn gerak tanganmu.

Bukan cuma kacau intelektualitasmu, etikamu pun payah. Kamu gak lbh superior dr lawan bicaramu.

Ini cuma menunjukkan kau receh,” tulis Budiman.

Dahnil lantas memberikan tanggapannya.

Ia meminta agar Budiman bersikap biasa saja.

Pasalnya, menurut Dahnil, acara yang ia dan Dedek Prayudi itu merupakan acara yang santai dan akrab.

Dahnil lantas membalas ungkapan receh untuknya dengan menyebutkan bahwa yang receh itu adalah komentar Budiman.

“Biasa aja om. Itu acara santai ngopi, akrab. Receh banget komentar mu om, yg kae gitu aja loe komentarin.

Cuma segitu kelas loe om,” jawab Dahnil Anzar.

Komentar Dahnil Anzar komentari Budiman Sudjatmiko
Komentar Dahnil Anzar komentari Budiman Sudjatmiko (Capture Twittter @Dahnilanzar)

Tak sependapat dengan Dahnil, Dedek Prayudi lantas menjelaskan bahwa acara tersebut memang santai, namun tidak akrab.

Ia bahkan menganggap bahwa apa yang dilakukan Dahnil adalah sebuah upaya untuk mengintimidasi.

Dedek lantas menjelaskan bahwa apa yang dikomentari oleh Budiman adalah soal etika berdebat.

Bagi Dedek, etika berdebat itu bukanlah hal yang receh.

Dedek lantas menyinggung soal analogi Dahnil yang menyanggah capaian Presiden Jokowi soal pembangunan 191 ribu kilometer jalan desa yang dibandingkan dengan diameter bumi.

“Saya yang diperlakukan seperti itu. Santai? Iya. Akrab? Tidak.

Saya melihatnya itu upaya untuk mengintimidasi alam pikir.

Komentar mas @budimandjatmiko adalah soal etika berdebat, itu bukan receh.

Receh itu ketika anda beranalogi diameter bumi untuk menyanggah 191rb jalan desa,” kicau Dedek.

Politisi PSI Dedek Prayudi turut tanggapi adu kicau antara Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar dan Juru Bicara (Jubir) TKN Joko Widodo Ma'ruf Amin, Budiman Sudjatmiko. Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter @Uki23, Jumat (22/2/2019).
Politisi PSI Dedek Prayudi turut tanggapi adu kicau antara Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar dan Juru Bicara (Jubir) TKN Joko Widodo Ma’ruf Amin, Budiman Sudjatmiko. Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter @Uki23, Jumat (22/2/2019). (Twitter @Uki23)

Sementara itu, potongan video itu sebelumnya sudah diunggah oleh Dedek Prayudi, Rabu (20/2/2019).

Terlihat Dedek dan Dahnil yang duduk berdampingan di acara Ngopi Kompas TV.

Saat Dedek berargumen, terlihat Dahnil sambil tertawa menepuki pundah Dedek.

Tak hanya sekali, Dahnil menepuk Dedek berkali-kali dengan jeda waktu.

Sesekal Dahnil juga tampak tertawa mendengar pernyataan Dedek.

“Saya hrs belajar ilmu towel2 dalam debat.

Momen ini terjadi saat saya telanjangi penolakan pak @prabowo atas program bagi-bagi sertifikat tanah.

Pak Prabowo ingin tanah tsb dimiliki negara, dgn konteks korporasi beliau sedang menguasai penggunaan tanah negara 340ribu ha,” tulis Dedek Prayudi.

https://twitter.com/Uki23/status/1097894055063605248

Analogi Dahnil soal Jalan Desa

Sebelumnya, melalui akun Twitter @Dahnilanzar, Selasa (19/2/2019), Dahnil Anzar sempat menuliskan cuitan terkait jalan desa yang telah dibangun oleh Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi).

Dahnil Anzar mengungkapkan bahwa klaim jalan desa yang dibangun oleh Jokowi yakni 191.000 km sama dengan 4,8 kali keliling bumi.

Selain itu, dirinya juga tampak mengunggah potret panjang jalan yang dikalikan per 1000 km dibanding dengan tahun.

“Jokowi klaim Membangun jalan desa 191000 km.Ini sama dengan 4,8 kali Keliling Bumi atau 15 kali Diameter Bumi.

Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa?ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi,” jelas Dahnl Anzar, Senin (18/2/2019).

Kicauan Dahnil Anzar soal pembangunan jalan.
Kicauan Dahnil Anzar soal pembangunan jalan. (Twitter/@Dahnilanzar)

Diberitakan sebelumnya, Jokowi yang merupakan presiden petahana ini mengatakan bahwa dalam era pemerintahannya telah membangun 191 ribu jalan di desa.

Hal itu disampaikannya dalam debat kedua Pilpres 2019 yang membahas soal tema infrasktuktur, Minggu (17/2/2019).

“Sebetulnya kalau pembangunan infrastruktur untuk rakyat dari depan sudah saya sampaikan, pembangunan 191 ribu km jalan-jalan di desa betul-betul untuk rakyat di bawah, ini yang sering tidak dilihat orang,” ungkap Jokowi.

tribunnews.

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...