Debat panas dengan Fadli Zon, Arteria sampai kesal: Anda waras tidak?

287
Politisi PDIP Arteria Dahlan, Fadli Zon

Politisi PDIP Arteria Dahlan terlibat debat panas dengan politisi Gerindra Fadli Zon. Ini kaitannya dengan kebakaran Lapas Klas I Tangerang, yang mengakibatkan 48 napi tewas, serta puluhan lain luka-luka.

Dalam pernyataannya, Fadli Zon meminta agar Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mundur dari jabatannya karena dianggap gagal. Di satu sisi, Arteria langsung menyanggah argumentasi Fadli Zon yang dianggap sesat, mengkritik tanpa ada solusi yang jelas. Seperti apa?

Debat panas Arteria dan Fadli Zon

Menurut Arteria, saat ini over kapasitas di lapas-lapas Tanah Air sebenarnya sudah berupaya ditekan terus. Sejumlah progres juga sudah ditunjukkan oleh Menkumham Yasonna Laoly.

“Kita harus memahami dulu, Fadli tidak baca, sejak 2014 sampai 2015, berapa ratus persen over kapasitas di Lapas kita, lalu kita sudah tekan menjadi bermain di angka 80-90 persen,” kata Arteria di program Catatan Demokrasi, dikutip Hops.id, Rabu 15 September 2021.

Menkumham Yasonna, kata Arteria bahkan memanifestasikan rencananya melalui terbitnya Permenkumham 10. Setidaknya, ada 34 ribu napi yang dibebaskan. Beliau juga menerapkan penitikberatan asas restorative justice, sehingga tidak semua pelanggar hukum ditahan, yang hanya akan membuat penuh penjara.

Politisi PDIP Arteria Dahlan. Foto: Youtube.
Politisi PDIP Arteria Dahlan. Foto: Youtube.

“Dari sisi jumlah sudah dilakukan, padahal aksi giat hukum oleh Polisi juga tetap tinggi dilakukan. Tapi dengan sistem yang dibuat, sudah berhasil kita reduksi, malah angka (over kapasitas) turun-turun terus,” katanya.

Arteria skak Fadli Zon

Usai menyampaikan pandangannya, Fadli Zon lantas melontarkan argumentasi ke Arteria. Menurut dia, Menkumham adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam hal kebakaran Lapas.

Sebab dialah pucuk tertinggi pimpinannya, termasuk Dirjen Lapas. Menurut Fadli, seharusnya ada solusi jitu yang harus segera dipikirkan agar kasus overload Lapas tak terus kembali terjadi.

“Harusnya kalau dana (bikin lapas) tak cukup, ditolak saja (napi tak ditahan),” kata Fadli di kesempatan yang sama.

“Sudah kok, 34 ribu orang dikeluarkan karena pandemi,” jawab Arteria.

Fadli lantas mengambil contoh soal kasus Habib Rizieq, yang karena hal sepele justru dipenjarakan. Itu senada dengan sejumlah kasus hukum lain, yang sekiranya tak perlu dipenjara, namun tetap dipaksakan dipenjara.

“Maka itu bisa dipikirkan langkah sistemik dan fisik, langkah sistemiknya Criminal Justice System (CJS), tidak bisa semua dipaksakan penjara fisik,” kata dia.

Ini merupakan suatu istilah yang menunjukkan mekanisme kerja dalam penanggulangan kejahatan dengan mempergunakan dasar pendekatan sistem yang tepat. Dan jika anggaran membangun lapas tidak tercukupi, kata Fadli, bisa mengajukan anggaran ke DPR.

Menteri Yasonna saat tiba ke Lapas Klas I Tangerang. Foto: Ist.
Menteri Yasonna saat tiba ke Lapas Klas I Tangerang. Foto: Ist.

“Sudah kita usulkan, tidak ada perubahan,” jawab Arteria tegas.

“Nah sekarang saya tanya, kematian 48 napi itu biasa saja?” tanya Fadli Zon pada Arteria.

“Ya tidak biasa, makanya kita kumpul di sini. Cuma yang saya tegaskan soal solusi Menkumham mundur dari Anda. Anda waras tidak?” kata Arteria.

Mendapat penegasan itu, Fadli Zon langsung menjawab tegas, bahwa apa yang disampaikan masuk akal. Karena tiap kekuasaan itu tentu harus ada pertanggungjawabannya.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here