Data Indikator Politik: Elektabilitas Prabowo – Sandi Naik Tajam, Mampukah Mengejar?

484

JAKARTA – Data Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kenaikan elektabilitas capres – cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno lebih tajam dibandingkan Jokowi – Ma’ruf Amin.

Sementara itu, jumlah pemilih yang tidak menentukan sikap mengalami penurunan drastis.

“Sejak Oktober tahun 2018, basis dukungan masing-masing pasangan calon cenderung menguat, kelompok pemilih yang belum menentukan sikap semakin rendah,” ucap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Rabu (3/4).

Penguatan elektabilitas Prabowo – Sandiaga tercatat sebesar 7,4 persen. Sementara itu penguatan elektabilitas pasangan Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin hanya sebesar 2,4 persen.

“Terlihat kenaikan Pak Prabowo lebih tajam ketimbang kenaikan Pak Jokowi. Hanya saja, waktu tersisa 2 pekan ini, mengharuskan kenaikan Pak Prabowo ini harus lebih tajam lagi. Kalau tidak, keburu lonceng berbunyi,” ucap dia.

Data Indikator Politik Indonesia, elektabilitas pasangan Prabowo – Sandiaga hanya menyentuh angka 30,0 persen saat survei pada Oktober 2018.

Angka elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu menguat saat survei pada Desember 2018 sebesar 34,8 persen.

“Puncaknya survei saat ini, catatan pada Maret 2019, elektabilitas 02 sudah mencapai 37,4 persen,” ucap dia.

Di sisi lain, berdasarkan hasil survei pada Oktober 2018, Jokowi – Ma’ruf mengantungi elektabilitas sebesar 53,0 persen. Angka itu menguat saat survei pada Desember 2018 sebesar 54,9 persen.

“Data kami pada Maret 2019 ini, elektabilitas capres dan cawapres 01 mencapai 54,4 persen,” ungkap dia. (mg10/jpnn)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...