Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal, Mahfud MD: Hukum Berjalan, Partai Bisa Tindak, Kan sudah Komitmen!

212
Mahfud MD

Pesta Dangdutan di acara nikahan dan khitanan yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Wasmad Edi Susilo, di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, berbuntut panjang.

Usai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kini giliran Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, yang ikut angkat bicara.

Mahfud MD meluapkan respon melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd Jumat 25 September 2020 malam. Awalnya, dia membalas cuitan yang ditulis oleh Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

Gus Mus memberikan komentar sebagai respon dari unggahan @GUSDURians terkait Konser Dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal.

Polisi Tak Berani Bubarkan konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya,” tulis @GUSDURians sambil melampirkan sebuah berita soal konser Wakil Ketua DPRD Tegal dari salah satu media.

Menanggapi komentar @GUSDURians, Gus Mus menyinggung soal penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

Rakyat, minimal yang diwakili NU dan Muhammadiyah, telah meminta Pemerintah menunda Pilkada Serentak. Tapi tampaknya pemerintah masih yakin dengan kemampuannya menjaga, dan menanggulangi dampak pandemi. Kita khawatir yang yakin hanya yang di atas sana,” tulis Gus Mus di akunnya @gusmusgusmu.

Lantas, Mahfud membalasnya, dia amat menyayangkan hal tersebut dilakukan oleh pejabat. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden Gus Dur ini pun telah meminta kepada pihak kepolisian untuk memproses kegiatan ini sebagai tindak pidana.

Memang hal itu sangat disayangkan Gus @gusmusgusmu. Saya sudah meminta Polri untuk memproses hukum ini sebagai tindak pidana,” tulis Mahfud seperti dikutip Warta Ekonomi pada artikel “Mahfud MD Minta Polisi Proses Hukum Wakil Ketua DPRD Tegal,” dengan sindikasi konten dari Okezone.

Dia menjelaskan, pimpinan partai politik yang menjadi kendaraan Wasmad dalam berpolitik dapat memberikan peringatan tegas kepada kadernya.

Hal itu dikarenakan, seluruh partai politik sudah menyatakan komitmennya saat melangsungkan pertemuan dengan pemerintah bersama DPR, KPU, Bawaslu dan pihak terkait pada Selasa 22 September lalu.

“Saya yakin induk parpolnya juga bisa menindak, sebab selain sudah berkomitmen di DPR, semua Sekjen parpol dalam pertemuan dengan Pemerintah/KPU/Bawaslu tanggal 22 September 2020 juga berkomitmen,” sebutnya.

Diketahui, konser dangdut hajatan pernikahan dan sunatan putra Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi viral di media sosial karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Panggung besar dan megah lengkap dengan lampu sorot.

Penonton yang datang pun terlihat mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak. Bahkan, banyak di antaranya tidak mengenakan masker.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...