CEK FAKTA: Heboh Video Prabowo Tabok Pendukung Sendiri, Benarkah?

978

Mendekati gelaran Pilpres 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang, berbagai isu menerpa dua calon presiden. Salah satunya adalah Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Terkini, beredar video hingga viral di media sosial yang menyebut Prabowo ngamuk dan nabok tangan pendukungnya sendiri yang ingin bersalaman dengannya.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah akun Facebook Denny Siregar. Dalam unggahannya Denny menulis narasi:

Habis lihat video Pakde Jokowi yang bercengkerama dengan rakyat kecil, selfie dengan mereka, memeluk mereka, dekat dengan mereka..
..trus saya liat Prabowo Subianto yang ngamuk dan nabok tangan pendukungnya sendiri yang pengen bersalaman dengannya…
Rasanya kok makin mantap pilih 01, ya.. Ngeri gaya2 orde baru ”

Hingga Rabu (13/2/2019), unggahan video itu menuai 7 ribu lebih komentar dan 11.930 kali dibagikan saat tangkapan layar diambil.

Video viral Prabowo yang disebut tabok tangan pendukungnya sendiri. (Facebook)
Video viral Prabowo yang disebut tabok tangan pendukungnya sendiri. (Facebook)

Penjelasan:

Diketahui, video tersebut diambil saat Prabowo Subianto mengunjungi Cianjur, Jawa Barat untuk berkampanye dan disambut banyak warga.

Namun terdapat momen yang kurang mengenakan di mana di saat yang bersamaan, tersendatnya video yang memperlihatkan Prabowo seperti sedang menampar tangan seseorang yang memakai pakaian kemeja batik lengan panjang. Kemudian Prabowo tampak menyuruhnya untuk keluar dari rombongan.

Banyak asumsi, klaim dan spekulasi bertebaran menyebut bahwa orang yang tangannya ditampar oleh Prabowo merupakan pendukungnya yang ingin mendekati dan bersalaman dengan Prabowo.

Namun hal itu dibantah oleh Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia langsung mengklarifikasi terkait video yang viral tersebut.

Seperti dimuat dalam artikel berita Suara.com yang berjudul “Video Bukti Prabowo Tak Usir Rakyat, Cuma Marah ke Pengawal“, Dahnil Anzar mengunggah sebuah video melalui akun Twitternya @Dahnilanzar.

Video itu diunggah Dahnil pada Senin (12/3/2019) malam. Dalam unggahan itu, Dahnil mengatakan, meski sudah ada video itu, Prabowo tetap difitnah marah kepada rakyat saat berkampanye.

JANGAN DORONG RAKYAT”. Kalimat yg diucapkan Pak @prabowo ketika menegur keras aparat pengaman yang kasar dan mendorong-dorong rakyat yang ingin bersalaman dengan beliau. Sementara, tim tukang fitnah dan hoaks menyemburkan fitnahnya, dengan keyakinan penuh tetap aman dari tindakan hukum,” kata Dahnil.

Diketahui, Prabowo marah karena dihalangi bersalaman dengan warga saat kampanye di Cianjur, Jawa Barat. Prabowo marah ke salah satu anak buahnya yang ikut dalam rombongan itu. Anak buah Prabowo itu bertugas untuk melindunginya.

“Kamu jangan halangi saya untuk salaman dengan rakyat,” kata Prabowo saat menuju lokasi pertemuan di Gedung Assakinah, Cianjur.

Kala itu Prabowo naik mobilnya dengan berdiri di lobang sunroof. Sembari perjalan, Prabowo pukul anak buahnya beberapa kali. Aksinya prabowo pun tersebar di media sosial hingga diisukan Prabowo gampar dan usir warga yang menghadiri kampanyenya itu.

Kepala Media Center Prabowo-Sandi, Ariseno Ridhwan menceritakan kejadian sebenarnya saat itu. Kala itu Prabowo marah karena melihat ada seorang warga yang hampir terjatuh karena berdesakan ingin menyalaminya.

“Kamu tidak boleh ya kasar kepada rakyat,” kata Prabowo marah ke anak buahnya. suara

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here