Jakarta - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung yang merupakan kerja sama antara Indonesia dengan China turut dikritisi oleh Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu. Menurutnya, terdapat jebakan China dalam proyek tersebut. "Jebakan Proyek Kereta Api Cepat China, Jakarta-Bandung adalah pintu masuk China untuk aneksasi infrastruktur strategis di Indonesia,"...
Jakarta - Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengungkapkan, proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sejak awal tidak layak. Dia juga menanggapi kondisi biaya yang membengkak pada proyek ini berdasarkan data 1 September telah mencapai US$ 1,9 miliar atau mencapai hampir Rp 30 triliun atau tepatnya mencapai Rp...
Jakarta - Proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jakarta-Bandung turut mendapat perhatian Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu. Dia mengatakan, proyek tersebut adalah 'jebakan' dari China. "Jebakan Proyek Kereta Api Cepat China, Jakarta-Bandung adalah pintu masuk China untuk aneksasi infrastruktur strategis di Indonesia," kata Said melalui akun twitter pribadinya. Kepada detikcom, Kamis (9/9/2021), Said...
Dua emiten Grup Indofood milik keluarga Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) merilis kinerja semester I-2021 dari periode yang sama tahun lalu (year on year). Hasilnya, INDF mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh...
Pakar ekonomi Faisal Basri menguraikan data soal alokasi belanja negara terbesar yang bersumber dari utang selama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Faisal Basri memaparkan itu melalui tulisan di situs pribadinya sebagai respons atas kritik dari seorang warganet yang menyebut utang pemerintahan Jokowi yang membengkak bisa diwajarkan jika diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur. Menurut Faisal Basri dalam tulisannya yang terbit pada 20 Agustus...
Tulisan “76 Tahun Merdeka: Utang Kian Membubung dan Mencekik” yang diposting 18 Agustus lalu cukup banyak mendapat tanggapan. Salah satu yang masuk lewat kolom komentar di blog ini mengatakan: “Ya, lihat juga donk utangnya untuk apa? Kalau utangnya adalah untuk membangun infrastructure diberbagai wilayah ya malah you harus bersyukur donk!! Lihat bagaimana lincahnya...
Presiden Joko Widodo menyebut saat ini pemerintah berupaya memfokuskan perekonomian Indonesia yang berkelanjutan. Salah satunya dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang layak di tengah pandemi Covid-19. “Saat ini merupakan solusi bagi perekonomian yang berkelanjutan adalah adanya kepastian agar masyarakat Indonesia bisa memperoleh pekerjaan yang layak,” ujarnya saat Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang...
Pidato Kenegaraan yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait proyeksi ekonomi di tahun 2022 dinilai aneh oleh Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM). Di mana pada tahun 2022 pertumbuhan ekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapataan dan Belanja Negara (RABPN) ditargetkan sebesar 5% hingga 5.5%. Angka ini memang jelas lebih tinggi dari target pertumbuhan...
JAKARTA – Anggota Badan Anggaran DPR RI Hermanto menyebutkan, pertumbuhan ekonomi yang mendadak tinggi 7,07 persen pada Quartal ke-2 (Q-II) 2021 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) terasa janggal dan aneh. Padahal saat itu, kata Hermanto, aktivitas ekonomi dan bisnis mengalami pelemahan akibat kebijakan PPKM. Pemerintah juga tengah gencar-gencarnya melakukan pembatasan...
 Iwan Sumule selaku Ketua Umum (Ketum) Majelis Pro Demokrasi (Prodem) menyoroti perbandingan realitas ekonomi rakyat dengan kabar pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meroket. Diketahui sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan laporan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia yang naik sebesar 7,07 persen pada kuartal II Tahun 2021. Hal ini kemudian menjadi perbincangan hangat di...