Capres Diberi Pertanyaan Sebelum Debat, Sandi Uno: Saya Ikut Saja Peraturan KPU

345

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno merespon postif keputusan KPUmemberikan daftar pertanyaan sebelum pelaksanaan debat pertama Pilpres 2019. Kedua pasangan capres dan cawapres menerima daftar pertanyaan seminggu sebelum debat.

Menurut Sandiaga, dengan persiapan yang matang, debat pemilihan presiden dapat menjadi arena adu gagasan demi terciptanya pemerintahan yang kuat, tegas, dan bersih dari korupsi dari kedua kontestan.

“Saya ikut saja sama peraturan KPU. Dan harapan kami, debat itu tidak saling serang-menyerang, tapi justru mengangkat gagasan dari masing-masing pasangan calon,” kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu(6/1/2019).

“Jadi masyarakat tidak melihat seperti cerdas cermat, tidak melihat seperti cepat tepat atau tebak-tebakan, (ada) singkatan gitu-gitu, tapi lebih ke arah gagasan dan bagaimana menghadirkan pemerintahan kuat dengan pola kepemimpinan tegas,” tambahnya.

Sebelumnya, KPU menyatakan akan memberikan daftar pertanyaan ke pasangan Jokowi – Ma’ruf dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum pelaksanaan debat pilpres. KPU beralasan hal ini dilakukan agar setiap pasangan capres-cawapres dapat menyampaikan visi-misi secara maksimal, dan menjawab pertanyaan dengan detail.

“Agar pertanyaan dapat dijawab detail terkait data dan segala macam. Debat itu salah satu metode kampanye, tujuannya supaya inti dari kampanye itu sendiri dapat tercapai,” kata Ketua KPU Arief Budiman.

KPU mengaku telah berkoordinasi dengan ketua tim sukses pasangan calon terkait rilisnya daftar pertanyaan dalam Debat Pilpres 2019. KPU beranggapan hal ini bisa memberikan kisi-kisi seminggu sebelum hari H kepada tiap kandidat, agar substansi debat kembali pada khittahnya.[] akurat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...