Capres Diberi Pertanyaan Sebelum Debat, Mardani Ali Sera: Mengurangi Kejutan

108
Mardani Ali Sera

Wakil Ketua Badan Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Mardani Ali Sera  tidak mempersoalkan keputusan KPU memberikan daftar pertanyaan sebelum pelaksanaan debat pertama Pilpres 2019. Kedua pasangan capres dan cawapres menerima daftar pertanyaan seminggu sebelum debat.

“Sebetulnya tidak masalah,” kata Mardani saat dihubungi AKURAT.CO di Jakarta, Minggu (6/1/2019) malam.

Meski demikian, menurut politkus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tujuan dari debat itu itu adalah untuk menggali keaslian dari paslon itu. Selain itu, dengan adanya daftar pertanyaan dari KPU akan mengurangi kejutan dari paslon.

“Tapi inti debat itu menggali orisinalitas (keaslian) paslon. Pertanyaan yang sudah diberikan diawal mengurangi unsur kejutan,” katanya.

“Tapi opsi memberi moderator kesempatan pertanyaan lanjutan memberi publik info utuh tentang kapasitas paslon,” tambahnya.

Senada dengan Mardani, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Unodengan persiapan yang matang, debat pemilihan presiden dapat menjadi arena adu gagasan demi terciptanya pemerintahan yang kuat, tegas, dan bersih dari korupsi dari kedua kontestan.

“Saya ikut saja sama peraturan KPU. Dan harapan kami, debat itu tidak saling serang-menyerang, tapi justru mengangkat gagasan dari masing-masing pasangan calon,” kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu(6/1/2019).

Sebelumnya, KPU menyatakan akan memberikan daftar pertanyaan ke pasangan Jokowi – Ma’ruf dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum pelaksanaan debat pilpres. KPU beralasan hal ini dilakukan agar setiap pasangan capres-cawapres dapat menyampaikan visi-misi secara maksimal, dan menjawab pertanyaan dengan detail.

“Agar pertanyaan dapat dijawab detail terkait data dan segala macam. Debat itu salah satu metode kampanye, tujuannya supaya inti dari kampanye itu sendiri dapat tercapai,” kata Ketua KPU Arief Budiman.

KPU mengaku telah berkoordinasi dengan ketua tim sukses pasangan calon terkait rilisnya daftar pertanyaan dalam Debat Pilpres 2019. KPU beranggapan hal ini bisa memberikan kisi-kisi seminggu sebelum hari H kepada tiap kandidat, agar substansi debat kembali pada khittahnya.[] akurat

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.