Buzzer Penyerang Bintang Emon Punya Hubungan dengan Istana?

319
Bintang Emon.

JAKARTA – Seputar kejadian yang dialami Bintang Emon masih terus menjadi perbincangan publik. Terutama fitnah dan ancaman yang didapatnya melalui media sosial.

Serangan itu didapat komika tersebut, diduga berasal dari pada buzzer. Bahkan warganet mengaitkan para buzzer itu dengan Istana.

Akan tetapi, anggapan itu dibantanh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian.

Donny menegaskan, Istana sama sekali tak memiliki bizzer untuk menyerang dan memfitnah Emon.

“Pemerintah tidak ada hubungannya dengan buzzer. Apa pun afiliasi buzzer itu, tidak ada korelasi dengan pemerintah,” ujarnya, Selasa (16/6/2020).

Pihaknya menilai, apa yang disampaikan Emon yang mengkritisi tuntutan ringan pelaku penyerangan Novel Baswedan itu adalah hal yang wajar.

Selain itu, Emon juga menyampaikan aspirasinya. Karena itu, ia menyatakan bahwa apa yang disampaikan Emon adalah hal biasa dalam iklim demokrasi.

Donny menegaskan, bahwa pemerintahan Joko Widodo menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat setiap orang di ruang publik.

Oleh karena itu, apa yang disampaikan Bintang Emon merupakan hak warga negara yang melekat di setiap individu.

“Tidak boleh dikekang, dihalangi, atau dibatasi,” tegasnya.

Sebaliknya, pihaknya mempersilahkan publik membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

“Jadi buzzer-buzzer itu, saya kira kalau ternyata mereka terbukti ada pelanggaran hukum ya, silakan diproses saja,” tegas dia.

“Pemerintah tidak ada sangkut-pautnya dengan buzzer-buzzer yang dituduhkan itu,” tandasnya.

Sebelumnya, pakar media sosial dari Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengungkap akun Twitter yang pertama kali memfitnah Bintang Emon pakai narkoba.

Bintang Emon sempat trending topic di Twitter karena difitnah pakai narkoba jenis sabu-sabu.

Menurut Ismail Fahmi, ada tiga akun Twitter yang pertama kali menyebarkan fitnah Bintang Emon pemakai sabu.

Tiga akun itu yakni @Tiara61636212, @LintangHanita, dan @LiarAngsa.

Ketiga akun tersebut menyebarkan meme Bintang Emon pada waktu hari dan menit yang sama, yakni Minggu, 14 Juni 2020 pukul 22.47 WIB.

“Siapa yang pertama kali menyebarkan meme fitnah tersebut? Kita cari di “raw data” Drone Emprit, tanggal 14 Juni. Search dg keyword “sabu” dan “narkoba” menghasilkan 3 akun yang membuat postingan yg sama persis, pada menit yg sama pula,” kata Ismail Fahmi melalui akun Twitter-nya, Senin (15/6).

Tiga akun yang menyerang Bintang Emon menggunakan kalimat yang sama persis.

Yakni “Bro Emon mulai gelisah, takut dites urin oleh aparat. Jangan pake sabu bro kalau mau buat doping. Masa depanmu menjadi taruhan.”

Cuitan itu disertai tagar @bintangemon, #GakSengaja dan #NovelBaswedan.

Selain ketiga akun tersebut, akun @Hilmi28 yang membagikan meme Emon difitnah menggunakan narkoba juga turut berkontribusi, sehingga Bintang Emon menjadi viral dan trending topic.

“BuzzeRp memang jahat. Sabar ya @bintangemon,” kata @Hilmi28 saat membagikan meme Bintang Emon.

Menurut Ismail Hilmi, cuitan Hilmi Firdausi yang memiliki 260,8 ribu followers dibagikan oleh ratusan netter.

“Mengapa “emon” viral? Dari 1st top shared image di Twitter oleh akun @Hilmi28, diperlihatkan beberapa meme yang menuding @bintangemon memakai sabu dan narkoba,” tandasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...