Buwas: Saya Tidak Ingin Jadi Pengkhianat Bangsa dengan Mengimpor Beras

524
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso

JAKARTA – Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Budi Waseso menyatakan tidak ingin menjadi pengkhianat bangsa dengan melakukan impor beras. Mantan Kepala BNN itu menegaskan bahwa impor beras yang dilakukan Bulog bukan berasal dari perintahnya. Impor beras yang dilakukan Bulog terjadi di zaman sebelum dia.

Almamater Akademi Kepolisian 1984 tersebut menjabat Dirut Bulog mulai 27 April 2018 menggantikan Djarot Kusumayakti.

Buwas–sapaan dia–menilai, impor beras yang kerap dilakukan karena perseroan tidak mengetahui kondisi sesungguhnya di lapangan.

“Mereka memakai hitungan sendiri dan dipakai untuk nasional. Saya tidak peduli dengan orang-orang ini, kalau mereka hebat bantah saja data ini. Jangan campurkan kepentingan pribadi dan kelompok dengan kepentingan nasional. Ini masalah perut bangsa. Jangan asal ngomong, jangan jadi pengkhianat bangsa,” tegas Buwas di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Buwas mengaku kecewa dengan pihak-pihak yang hanya memprovokasi dirinya sehingga terlihat seolah-olah tidak bekerja kompeten. Ia pun menegaskan jangan mencampur aduk mengenai urusan pribadi dengan pekerjaan.

“Saya bicara begini karena pendapat tersebut bikin resah masyarakat. Itu yang provokator seharusnya kena pidana karena memprovokasi. Bukan bidangnya, ngomongnya juga salah. Kalau hebat, bantah data ini. Jangan rusak situasi karena kepentingan pribadi dan kelompok, jangan main-main. Ini pesan saya ke orang yang asal ngomong itu,” tandas dia. sindo

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here