Buruh Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa Depan Museum Sumpah Pemuda

356

Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) berkumpul di depan Museum Sumpah Pemuda, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Mereka membentangkan Bendera Merah Putih raksasa.

Pantauan detikcom, Kamis (28/10/2021) pukul 10.00 WIB, Jalan Kramat Raya arah Senen, tepat di depan Museum Sumpah Pemuda situasi lalu lintas macet lantaran Bendera Merah Putih raksasa dibentangkan. Massa yang membentangkan bendera nampak kompak berbaju merah.

Laju kendaraan terhalang. Sepeda motor maupun mobil bersahut-sahutan membunyikan klakson.

Melihat dampak dari pembentangan bendera raksasa itu, massa sedikit menaikkan bendera dari jalan supaya pemotor bisa lewat. Massa menunggu lagu Indonesia Raya selesai dinyanyikan dari mobil komando.

Sekitar pukul 10.07 WIB, massa mulai menyingkirkan bendera ke pinggir jalan. Seluruh kendaraan bisa lewat kembali.

Kepala Bidang Media FSPPB, Kapten Marcelus Hakim Jayawibawa menjelaskan Bendera Merah Putih itu berukuran 30×50 meter. Menurut Marcelus, aksinya dan FSPPB bermanfaat bagi bangsa.

“Bendera 30×50 meter. Konsepnya sebetulnya kami hendak membentangkan di area yang nggak ganggu. Hanya saja spontanitas kegiatan ya agak mengganggu,” ujar Marcelus Hakim saat ditemui.

“Tapi kami yakin nggak terlalu. Dibuktikan sekarang nggak terlalu macet. Kami yakin apa yang jadi inisiasi kami bisa bermanfaat bagi bangsa,” imbuh dia.

Marcelus mengklaim bendera raksasa itu sudah berkeliling dunia. Dia menyebut pembentangan dilakukan untuk mengajak kembali bangsa Indonesia untuk kembali bersatu di momen Hari Sumpah Pemuda.

“Massa gabungan seluruh elemen bangsa. Momen Sumpah Pemuda kali ini mengajak seluruh bangsa untuk kembali bersatu. Merajut kembali merah putih dari semua masalah yang telah koyak-koyak. Bendera itu sudah keliling ke seluruh dunia,” imbuhnya.

Adapun aksi hanya berlangsung singkat. Sekitar pukul 10.19 WIB, massa membubarkan diri dari depan Museum Sumpah Pemuda. Lalin kembali normal.

Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here